Jemput Bola Pelayanan Adminduk: Dispendukcapil Gelar Perekaman KTP dan Aktivasi IKD di SMK Pawiyatan Surabaya

SURABAYA 7 Agustus 2026– Guna mempermudah peserta didik dalam melengkapi dokumen administrasi kependudukan, SMK Pawiyatan Surabaya bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kegiatan dengan sistem “jemput bola” ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari hari Rabu hingga Jumat, 5-7 Agustus 2026.

Sasaran utama dari kegiatan ini adalah para siswa SMK Pawiyatan Surabaya yang telah genap berusia 16 tahun ke atas. Dengan adanya layanan langsung di lingkungan sekolah, para siswa tidak perlu lagi repot meminta izin meninggalkan jam pelajaran untuk mengurus KTP di kantor kecamatan atau kelurahan. Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh tahapan, mulai dari pengambilan pasfoto, perekaman sidik jari dan iris mata, hingga proses panduan aktivasi aplikasi IKD di gawai pintar mereka masing-masing.

Kegiatan proaktif ini sangat sejalan dengan langkah strategis Pemerintah Kota Surabaya dalam mempercepat transformasi pelayanan publik yang modern dan berbasis digital. Seperti yang pernah disampaikan oleh Kepala Disdukcapil Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, penguatan implementasi IKD bertujuan untuk mewujudkan Single Identity Number (Satu Identitas). Melalui sistem ini, identitas kependudukan akan terintegrasi langsung di telepon pintar, sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik secara lebih praktis, aman, dan efisien tanpa harus selalu membawa KTP fisik.

Pemkot Surabaya sendiri mencatat tingkat partisipasi yang luar biasa dari warganya terhadap transisi digital ini. Tercatat hingga awal Juli 2026, lebih dari 71 persen warga Surabaya yang telah melakukan perekaman dan memiliki telepon seluler telah berhasil mengaktifkan IKD. Hadirnya layanan di SMK Pawiyatan Surabaya ini menjadi bukti nyata komitmen Dispendukcapil dalam memperluas akses layanan aktivasi hingga menyentuh kalangan pelajar.

Melalui fasilitas perekaman KTP-el dan aktivasi IKD langsung di sekolah ini, pihak SMK Pawiyatan Surabaya berharap seluruh siswa yang telah memenuhi syarat usia dapat segera memiliki identitas resmi. Kepemilikan identitas kependudukan digital ini tentu akan sangat bermanfaat bagi para siswa, baik untuk keperluan administratif sekolah, persiapan memasuki dunia kerja, hingga mendukung penuh kesuksesan digitalisasi data kependudukan di Kota Pahlawan.
~AA

Semarak Kebersamaan, Guru dan Karyawan SMK Pawiyatan Surabaya Sukses Gelar “Trip to Dieng”

SURABAYA 2 Agustus 2026  Dalam rangka menyegarkan kembali semangat kerja sekaligus mempererat tali silaturahmi, segenap guru dan karyawan SMK Pawiyatan Surabaya sukses menggelar kegiatan wisata bersama bertajuk “Trip to Dieng”. Kegiatan ini berlangsung lancar selama tiga hari, terhitung sejak Jumat, 31 Juli hingga Minggu, 2 Agustus 2026.

Demi menjamin kenyamanan dan kelancaran selama perjalanan, panitia penyelenggara bekerja sama dengan agen travel “Dunia Wisata” asal Sidoarjo. Sebanyak dua armada bus dikerahkan untuk membawa seluruh rombongan melintasi perjalanan lintas provinsi dengan aman.

Merujuk pada jadwal rinci agenda hari pertama (31/7) dimulai dengan berkumpulnya seluruh peserta di meeting point pada pukul 19.00 WIB. Tepat pukul 19.30 WIB, rombongan secara resmi diberangkatkan menuju Jawa Tengah.

Keesokan harinya (1/8), peserta tiba di tempat transit wisata pada pukul 03.00 dini hari. Mengingat medan menuju puncak, perjalanan dilanjutkan menuju Dataran Tinggi Dieng menggunakan armada shuttle. Setelah menunaikan ibadah Sholat Subuh di Desa Stieng, lelahnya perjalanan malam langsung terbayar lunas dengan suguhan pemandangan matahari terbit (sunrise) yang menawan dari Gardu Pandang Stieng pada pukul 05.00.

Seusai menikmati sunrise dan menyantap sarapan pagi, rombongan diajak menjelajahi pesona sejarah dan keajaiban alam khas Dieng. Ekspedisi dilanjutkan secara maraton mengunjungi Kompleks Candi Arjuna, fenomena vulkanik Kawah Sikidang, panorama alam Batu Ratapan Angin, dan ditutup dengan sesi edukatif di Dieng Plateau Theater.

Pada pukul 13.30, seluruh rombongan telah kembali ke tempat transit untuk membersihkan diri. Namun, perjalanan belum berakhir. Pukul 14.30, bus kembali melaju menuju Kota Yogyakarta. Di kota pelajar ini, rombongan disuguhi santap malam lezat di rumah makan Gule Kepala Ikan Sangaji, sebelum akhirnya dilepas untuk menikmati suasana malam dan mengeksplorasi kawasan ikonik Jalan Malioboro.

TripToDieng

Puas berwisata dan berbelanja, rombongan akhirnya bertolak kembali menuju Surabaya pada pukul 22.00 malam. Rombongan guru dan karyawan dijadwalkan tiba kembali di Surabaya pada Minggu (2/8) pukul 03.00 dini hari.

Perjalanan singkat namun sarat makna ini diharapkan dapat menjadi momen refreshing yang berkualitas, sehingga seluruh guru dan karyawan SMK Pawiyatan Surabaya dapat kembali ke sekolah dengan membawa energi baru dan motivasi yang lebih tinggi dalam mendidik para siswa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat memulai kembali aktivitas pembelajaran dengan semangat baru, hati yang ceria, serta hubungan yang semakin erat.

 

 

 

Ratusan Siswa Hadir Dalam Kegiatan Pra MPLS 2024

SMK Pawiyatan, 13 Juli 2024 – SMK Pawiyatan Surabaya menyambut ratusan siswa baru yang telah diterima untuk Tahun Pelajaran 2024/2025 dengan menggelar kegiatan Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sebanyak 467 siswa yang berasal dari berbagai SMP/MTs Negeri dan Swasta hadir di halaman utama sekolah pada Sabtu pagi.

Lantip Rahmadi, S.Pd, MM, Selaku Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan berdiri di hadapan para siswa baru, menyampaikan pentingnya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah sebagai langkah awal untuk mengenal lingkungan belajar baru. Dalam arahannya, Bapak Lantip menjelaskan berbagai hal terkait MPLS, termasuk jadwal kegiatan yang akan berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 Juli 2024.

“Pra MPLS ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada kalian tentang apa yang akan dilakukan selama masa pengenalan nanti. Kalian akan mendapatkan informasi tentang seragam, tata tertib, serta berbagai materi penting yang akan membantu kalian beradaptasi dengan lingkungan sekolah,” jelas Bapak Lantip.

Selain itu, Beliau juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan keteraturan dalam mengikuti setiap kegiatan selama MPLS. “Kedisiplinan adalah kunci sukses dalam menjalani masa belajar di SMK Pawiyatan Surabaya. Kami berharap kalian bisa mengikuti semua kegiatan dengan baik dan mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Para siswa baru tampak antusias dan penuh semangat dalam mengikuti arahan yang diberikan. Kegiatan Pra MPLS ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, di mana siswa-siswa baru dapat mengajukan pertanyaan terkait MPLS dan lingkungan sekolah.

Dengan adanya MPLS ini anak-anak dapat memanfaatkan masa MPLS ini dengan sebaik-baiknya untuk mengenal lebih dalam tentang SMK Pawiyatan Surabaya. Semoga anak-anak semua dapat menjadi bagian dari keluarga besar SMK Pawiyatan Surabaya yang berprestasi dan berakhlak mulia.

Dengan berakhirnya kegiatan Pra MPLS ini, para siswa baru semakin siap untuk memasuki masa MPLS yang sesungguhnya. Harapan besar disematkan pada generasi baru ini untuk terus berprestasi dan membawa nama baik SMK Pawiyatan Surabaya di kancah pendidikan yang lebih luas.

Bazar Kuliner Mapel PKWU di SMK Pawiyatan


Bazar Mapel PKWU (Prakarya dan Kewirausahaan) Kelas 12 Akuntansi Tanggal 25 Oktober 2023 di Lap SMK Pawiyatan Surabaya.
Maksud dan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah : Untuk melatih Siswa-siswi berjiwa wirausaha (enterpreneur) Melatih (belajar) anak untuk bersosialisasi dengan orang lain (relasi)

Serunya Kegiatan Buka Bersama SMK Pawiyatan 2023

AKHIRNYA pakai seragam putih – abu-abu juga! Enggak sabar rasanya merasakan dunia anak SMK yang penuh warna.
Yup, banyak yang bilang, SMK adalah masa paling asyik untuk dijalani. Materi pelajaran sudah lebih canggih ketimbang saat SMP, teman-teman yang lebih keren hingga pergaulan yang lebih luas. Tetapi, di sisi lain, ada juga perasaan takut dan khawatir enggak bisa mengikuti pelajaran dengan baik atau enggak punya teman baru yang bisa diajak nongkrong dan belajar bareng.

Continue reading

Kegiatan Isra Miraj 2023

AKHIRNYA pakai seragam putih – abu-abu juga! Enggak sabar rasanya merasakan dunia anak SMK yang penuh warna.
Yup, banyak yang bilang, SMK adalah masa paling asyik untuk dijalani. Materi pelajaran sudah lebih canggih ketimbang saat SMP, teman-teman yang lebih keren hingga pergaulan yang lebih luas. Tetapi, di sisi lain, ada juga perasaan takut dan khawatir enggak bisa mengikuti pelajaran dengan baik atau enggak punya teman baru yang bisa diajak nongkrong dan belajar bareng.

Continue reading

Kegiatan Maulid Nabi 2023

AKHIRNYA pakai seragam putih – abu-abu juga! Enggak sabar rasanya merasakan dunia anak SMK yang penuh warna.
Yup, banyak yang bilang, SMK adalah masa paling asyik untuk dijalani. Materi pelajaran sudah lebih canggih ketimbang saat SMP, teman-teman yang lebih keren hingga pergaulan yang lebih luas. Tetapi, di sisi lain, ada juga perasaan takut dan khawatir enggak bisa mengikuti pelajaran dengan baik atau enggak punya teman baru yang bisa diajak nongkrong dan belajar bareng.

Continue reading

Tips Jalani Masa SMK

AKHIRNYA pakai seragam putih – abu-abu juga! Enggak sabar rasanya merasakan dunia anak SMK yang penuh warna.
Yup, banyak yang bilang, SMK adalah masa paling asyik untuk dijalani. Materi pelajaran sudah lebih canggih ketimbang saat SMP, teman-teman yang lebih keren hingga pergaulan yang lebih luas. Tetapi, di sisi lain, ada juga perasaan takut dan khawatir enggak bisa mengikuti pelajaran dengan baik atau enggak punya teman baru yang bisa diajak nongkrong dan belajar bareng.

Continue reading

Pengarahan Bapak Kapolsek Sukomanunggal Kenakalan Remaja


Semangat Pagi Indonesia…! Setelah mengikuti MPLS SMK Pawiyatan 2023, pada hari Jumat, 21 Juli 2023, acara dilanjutkan dengan acara pengarahan di lapangan dengan Kapolsek Sukomanunggal yaitu Kompol Didik Sulistyo, S.H., M.H.
Dalam amanatnya, Kompol Didik Sulistyo, S.H., M.H. mengingatkan kepada siswa-siswi SMK Pawiyatan, khususnya siswa kelas X, untuk menjadi pelajar yang memiliki kompetensi dan berakhlaq, serta jauh darii masalah kenakalan remaja, seperti tawuran, narkoba hingga gengster yang sedang marak di Surabaya.
Kenakalan remaja yang semakin meningkat hanya dapat diberantas dengan sinergi bersama antara orang tua, sekolah, Dinas Pendidikan, lingkungan dan pihak keamanan, dalam hal ini adalah Polisi. Untuk itulah polisi juga menyiapkan 1 polisi untuk 1 RW di Surabaya, sebagai garda depan kepolisian dalam menjaga keamanan linkungan di Surabaya. (denoc)