SMK Pawiyatan Surabaya Gelar Tryout Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Ajaran 2026/2027

SURABAYA, 21 September 2026 – Guna mematangkan kesiapan seluruh peserta didik tingkat akhir dalam menghadapi evaluasi kemampuan akademik, SMK Pawiyatan Surabaya secara resmi memulai rangkaian Tryout Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (21/9/2026). Rangkaian kegiatan ini dirancang secara sistematis untuk mengukur, memetakan, serta meningkatkan kesiapan akademis siswa sebelum menghadapi TKA utama.

Pelaksanaan Tryout TKA ini terbagi ke dalam dua gelombang simulasi. Tryout 1 berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 21 hingga 22 September 2026. Selanjutnya, para siswa akan mengikuti Tryout 2 yang dijadwalkan pada 21 hingga 22 Oktober 2026 sebagai ajang evaluasi akhir sebelum menghadapi ujian yang sesungguhnya.

Kegiatan tryout maupun TKA resmi diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas XII SMK Pawiyatan Surabaya yang berjumlah 426 siswa. Untuk menunjang kelancaran, ketertiban, dan kenyamanan berbasis komputer, sekolah mengoptimalkan penggunaan empat laboratorium komputer utama, yaitu:

  1. Laboratorium DKV (Desain Komunikasi Visual)

  2. Laboratorium RPL (Rekayasa Perangkat Lunak)

  3. Laboratorium AKL (Akuntansi dan Keuangan Lembaga)

  4. Laboratorium MP (Manajemen Perkantoran)

Fasilitas laboratorium berbasis TI tersebut siap menyokong seluruh tahapan ujian hingga pelaksanaan TKA utama mendatang. Berdasarkan jadwal resmi, Pelaksanaan TKA Gelombang 1 akan diselenggarakan pada 26–29 Oktober 2026, disusul oleh Pelaksanaan TKA Gelombang 3 pada 2–5 November 2026.

Melalui rangkaian simulasi berbasis komputer ini, SMK Pawiyatan Surabaya berharap seluruh peserta didik kelas XII tidak hanya siap secara materi pelajaran, tetapi juga memiliki mental yang tangguh serta familiar dengan teknis pelaksanaan ujian digital. Dukungan sarana dan prasarana yang memadai di tiap laboratorium diharapkan mampu mendorong pencapaian hasil belajar yang optimal bagi seluruh siswa. ~AA

SMK Pawiyatan Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Puskesmas Simomulyo untuk Wujudkan Generasi Sekolah yang Sehat dan Produktif

SURABAYA, 08 September 2026 – Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan peserta didik sekaligus mendukung program strategis nasional, SMK Pawiyatan Surabaya bekerja sama dengan Puskesmas (PKM) Simomulyo Kecamatan Sukomanunggal sukses menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini menyasar para siswa dari berbagai tingkat dan program keahlian. Program Nasional Cek Kesehatan Gratis ini diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia guna memantau serta mendeteksi kondisi fisik serta kebugaran para remaja secara dini, sehingga proses belajar-mengajar di sekolah dapat berjalan secara optimal.

Tim tenaga medis dari PKM Simomulyo menerjunkan personel lengkap untuk melakukan serangkaian skrining kesehatan komprehensif. Pemeriksaan meliputi pengukuran indeks massa tubuh (berat dan tinggi badan), pemeriksaan ketajaman penglihatan dan pendengaran, cek hemoglobin (Hb) untuk mendeteksi anemia, tekanan darah, hingga pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Selain pemeriksaan fisik, para siswa juga mendapatkan edukasi seputar gaya hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang bagi remaja.

Kepala SMK Pawiyatan Surabaya, Andi Susanto, S.E, M.M menyambut baik sinergi yang terjalin dengan pihak Puskesmas Simomulyo. Menurutnya, kesehatan fisik merupakan fondasi utama bagi peserta didik untuk mencapai prestasi belajar dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja maupun industri.

“Kesehatan siswa adalah prioritas kami. Melalui program CKG ini, kita tidak hanya mendeteksi potensi masalah kesehatan sejak dini, tetapi juga membangun kesadaran para siswa akan pentingnya menjaga pola hidup sehat. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dan pelayanan sigap dari tim PKM Simomulyo,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Antusiasme tinggi terlihat dari para siswa yang mengikuti alur pemeriksaan dengan tertib dan teratur. Kegiatan berjalan lancar dengan pendampingan penuh dari tim kesiswaan serta para guru SMK Pawiyatan Surabaya.

Melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis ini, SMK Pawiyatan Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya unggul secara akademis dan keahlian vokasi, tetapi juga mendukung tumbuh kembang fisik dan mental generasi muda yang sehat, tangguh, serta siap berkarya.~AA

SMK Pawiyatan Surabaya Peringati Maulid Nabi 1448 H: Jadikan Rasulullah Sebagai Inspirasi Pemuda di Era Digital

SURABAYA 24 Agustus 2026 – Mengawali pekan dengan penuh keberkahan, SMK Pawiyatan Surabaya sukses menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada Senin pagi (24/8/2026). Bertempat di Masjid Ulul Albab Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya, acara keagamaan ini berlangsung khidmat dari pukul 07.00 hingga 10.15 WIB.

Tahun ini, peringatan Maulid Nabi mengusung tema “Pemuda Cinta Nabi, Rasulullah Sebagai Inspirasi”. Tema ini dinilai sangat relevan untuk membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap sosok utusan Allah, sekaligus meneladani akhlaknya di tengah arus modernisasi.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan hati. Mengawali kegiatan, Bapak Andi Susanto, S.E, M.M, Kepala SMK Pawiyatan Surabaya dalam sambutannya memberikan pesan mendalam kepada seluruh peserta didik. Beliau menekankan agar seluruh siswa senantiasa meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Upaya memperbaiki akhlak dan karakter harus selalu menjadi prioritas di samping mengejar prestasi akademik.

Memasuki puncak acara, Ustadz Chusni Amaludin, S.HI., M.Pd.I., CDAI., hadir memberikan tausiyah yang mengupas tuntas tema kegiatan. Beliau mengingatkan bahwa momentum peringatan Maulid Nabi adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan diri, serta memastikan kembali bahwa panduan utama dalam menjalani hidup adalah suri tauladan Rasulullah SAW.

Dalam pesannya yang ditujukan khusus bagi para pelajar, Ustadz Chusni mengibaratkan ilmu sebagai cahaya.

“Sebagai siswa yang sedang menuntut ilmu, sadarilah bahwa ilmu itu bagaikan cahaya. Dalam upaya memperbaiki akhlak dan mendapatkan ilmu yang berkah, salah satu kuncinya adalah memiliki sifat tawadhu (rendah hati) serta selalu memuliakan orang tua dan guru,” papar Ustadz Chusni.

Lebih lanjut, beliau juga menyoroti tantangan kehidupan di zaman modern yang serba canggih. Generasi muda saat ini dinilai sulit lepas dari gawai (gadget). Beliau mengingatkan agar siswa berhati-hati dan menjauhi maksiat, karena sebuah gawai bisa dengan mudah menjadi sumber keburukan jika disalahgunakan. Namun sebaliknya, apabila dimanfaatkan dengan bijak, gawai tersebut dapat menjadi sarana yang sangat luar biasa untuk belajar dan menggali ilmu pengetahuan.

Acara peringatan Maulid Nabi ini ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SMK Pawiyatan Surabaya tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cakap teknologi, tetapi juga menjadi pemuda-pemudi yang berakhlak mulia, senantiasa menjadikan Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam setiap langkah kehidupan.~AA

Sosialisasi Wali Murid Kelas X: Bersinergi Mewujudkan Generasi Berkarakter dan Berprestasi

SURABAYA, 24 Juli 2026 – Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, SMK Pawiyatan Surabaya mengadakan kegiatan sosialisasi program kerja dan kegiatan sekolah bagi seluruh orang tua dan wali murid kelas X pada Jumat (24/07/2026). Menariknya, kegiatan ini dilangsungkan secara komprehensif di dalam ruang kelas masing-masing dan dipandu secara langsung oleh para wali kelas. Pendekatan ini sengaja dirancang untuk membangun kedekatan serta komunikasi yang lebih erat antara pihak keluarga dengan wali kelas yang akan mendampingi siswa selama masa pembelajaran.

Kepala SMK Pawiyatan Surabaya, Andi Susanto, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan para orang tua yang telah memilih SMK Pawiyatan sebagai tempat menempa ilmu bagi putra-putrinya. Beliau menegaskan bahwa komitmen utama sekolah tidak hanya terpaku pada pencapaian akademik semata, melainkan memprioritaskan pendidikan karakter.

“Kami sangat mengharapkan kerja sama dari Bapak dan Ibu sekalian. Peran orang tua sangat penting dalam memperhatikan lingkungan pergaulan anak sepulang sekolah, serta turut memantau penggunaan gadget. Dari layar gadget inilah, berbagai pengaruh negatif rentan masuk dan memengaruhi anak-anak kita,” pesannya di hadapan para wali murid.

Sebagai wujud antisipasi terhadap dampak negatif gawai, pihak sekolah juga telah merancang program bimbingan serta pengawasan konten digital, termasuk pelaksanaan razia berkala demi memastikan lingkungan belajar tetap kondusif, aman, dan berkarakter.

Dukungan Finansial dan Fasilitas Premium

Untuk memastikan siswa dapat belajar dengan tenang, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Deni Oktaviano, S.E., M.M., memaparkan berbagai upaya sekolah dalam memfasilitasi beasiswa pendidikan dari pemerintah. Beliau menjelaskan bahwa siswa yang memenuhi syarat berkesempatan mendapatkan Beasiswa Pemuda Tangguh dari Pemkot Surabaya senilai Rp 350.000 per bulan yang disalurkan setiap triwulan, maupun pengajuan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Bantuan ini secara khusus ditujukan untuk memenuhi keperluan pendidikan siswa selama di SMK Pawiyatan.

Dari segi kenyamanan belajar, Waka Sarana Prasarana, Asmuni, S.Pd., menyampaikan pembaruan fasilitas sekolah yang signifikan. Saat ini, seluruh ruang kelas telah dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC) dan LCD Projector. Pihak sekolah juga memfasilitasi ketersediaan air minum bermerek secara gratis, sehingga para siswa cukup membawa tumbler dari rumah dan dapat mengisinya secara cuma-cuma. Untuk menunjang kompetensi keahlian, sekolah turut menyediakan fasilitas ruang praktikum yang sangat memadai, termasuk laboratorium komputer yang dirancang khusus untuk memenuhi standar industri bagi para siswa, khususnya di jurusan RPL.

Program Kurikulum Terarah dan Kewajiban Ekstrakurikuler

Dalam bidang akademik, Dedy Rahardian, M.Pd., selaku Waka Kurikulum, membawa kabar baik bahwa siswa tidak perlu membebani diri dengan pembelian buku paket, karena seluruh buku dapat dipinjam secara gratis melalui perpustakaan sekolah. Siswa hanya perlu menyelesaikan administrasi Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dikelola dengan biaya yang sangat terjangkau. Untuk menunjang wawasan praktikal, agenda seperti Kunjungan Industri maupun Study Lapangan juga telah diprogramkan. Seluruh rincian biaya tambahan untuk kegiatan outing class tersebut akan selalu dikomunikasikan secara transparan kepada wali murid sebelum kegiatan dilaksanakan.

Di samping kegiatan akademik, pengembangan soft skill siswa turut menjadi fokus utama. Waka Kesiswaan, Lantip Rahmadi, M.M., menegaskan bahwa setiap siswa wajib memilih dan mengikuti minimal satu kegiatan ekstrakurikuler. SMK Pawiyatan telah menyediakan beragam pilihan ekstrakurikuler menarik yang bisa disesuaikan dengan minat bakat anak, mulai dari basket, broadcast, robotik, desain tari, hingga kepramukaan.

Hadir pula Syahdan, M.M., selaku Komite Sekolah yang kembali mengukuhkan komitmen komite sebagai representasi dan penyambung lidah para wali murid dalam mengawal kualitas pendidikan di SMK Pawiyatan.

Di akhir pertemuan, Andi Susanto menegaskan kembali bahwa segala bentuk penyediaan fasilitas premium, penegakan tata tertib, hingga pendampingan dari tim guru didedikasikan sepenuhnya demi satu tujuan: memastikan siswa merasa nyaman, aman, dan terbimbing selama proses belajar mengajar demi mewujudkan cita-cita masa depan mereka.~AA

 

Kapolsek Sukomanunggal Berikan Pembekalan Karakter dan Kesadaran Hukum kepada Peserta MPLS SMK Pawiyatan Surabaya

 

Surabaya 15 Juli 2026 – Dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, SMK Pawiyatan Surabaya menghadirkan Kapolsek Sukomanunggal, Kota Surabaya, KOMPOL M. Akhyar, S.H., M.H., sebagai narasumber untuk memberikan pembekalan kepada para peserta didik baru. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran hukum, membangun karakter positif, serta membekali siswa dalam menghadapi berbagai tantangan pergaulan di era digital.

Di hadapan ratusan peserta MPLS, KOMPOL M. Akhyar didampingi Kepala SMK Pawiyatan Surabaya serta Guru-guru SMK Pawiyatan, menekankan pentingnya sikap kritis dalam menerima informasi, terutama yang berasal dari media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi memberikan banyak manfaat, namun juga membawa berbagai risiko apabila tidak disikapi dengan bijaksana.

Beliau mengingatkan agar seluruh siswa SMK Pawiyatan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial. Setiap informasi yang diterima harus disaring dan dianalisis menggunakan logika serta pemikiran yang sehat sebelum dipercaya maupun disebarluaskan kepada orang lain.

Selain itu, beliau juga mengajak para siswa untuk berhati-hati dalam memilih lingkungan pergaulan. Masa remaja merupakan periode yang sangat rentan terhadap pengaruh teman sebaya, sehingga diperlukan kemampuan untuk membedakan mana perilaku yang membawa manfaat dan mana yang justru dapat merugikan masa depan.

Dalam penyampaiannya, KOMPOL M. Akhyar menyoroti berbagai bentuk perilaku negatif yang sering terjadi di kalangan remaja, seperti kebiasaan nongkrong tanpa tujuan yang jelas, begadang hingga larut malam, serta menghabiskan waktu untuk aktivitas yang tidak memberikan manfaat bagi pengembangan diri. Beliau menjelaskan bahwa pergaulan yang tidak sehat dapat menjadi pintu masuk bagi berbagai permasalahan yang lebih serius, seperti tawuran antarpelajar, perilaku seksual berisiko, hingga tindakan yang melanggar norma dan hukum.

Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), geng remaja yang bersifat negatif, serta tawuran. Menurutnya, tindakan-tindakan tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat merusak masa depan dan mencoreng nama baik keluarga maupun sekolah.

Kepada para peserta didik baru, Kapolsek Sukomanunggal berpesan agar memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk belajar dan mengembangkan potensi diri. Beliau menekankan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses perjuangan, kedisiplinan, dan kerja keras yang dilakukan secara konsisten.

“Tugas utama seorang pelajar adalah belajar. Jangan mudah ikut-ikutan teman yang menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Siswa harus mampu mengendalikan diri dan memiliki keberanian untuk memilih jalan yang benar demi masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Pada akhir pembekalannya, KOMPOL M. Akhyar menyampaikan bahwa selain berusaha dan belajar dengan sungguh-sungguh, setiap siswa juga perlu memiliki sikap tawadhu atau rendah hati serta senantiasa taat dan berbakti kepada orang tua. Menurut beliau, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan dan kemampuan akademik, tetapi juga oleh akhlak dan sikap hormat kepada orang tua serta guru.

Beliau menambahkan bahwa berbagai pengaruh negatif yang mengancam generasi muda akan lebih mudah dihindari apabila seseorang memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat. Dengan iman dan takwa sebagai landasan hidup, siswa akan memiliki benteng moral yang mampu membimbing mereka dalam mengambil keputusan dan menentukan arah masa depan.

Melalui kegiatan pembekalan ini, SMK Pawiyatan Surabaya berharap peserta didik baru tidak hanya memahami pentingnya menaati aturan hukum, tetapi juga mampu membangun karakter yang disiplin, bertanggung jawab, berakhlak mulia, serta siap menjadi generasi muda yang berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala Sekolah Ajak Peserta MPLS SMK Pawiyatan Mengutamakan Pendidikan Karakter

Surabaya 13 Juli 2026 – SMK Pawiyatan Surabaya secara resmi membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui upacara yang dilaksanakan di lapangan sekolah pada Senin (13/07/2026). Sebanyak 385 peserta didik baru mengikuti kegiatan pembukaan dengan penuh semangat dan antusias didampingi Bapak dan Ibu Guru serta Tenaga Kependidikan SMK Pawiyatan Surabaya

Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Kepala SMK Pawiyatan Surabaya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMK Pawiyatan. Beliau mengajak seluruh siswa untuk memanfaatkan masa pendidikan di sekolah sebagai kesempatan berharga untuk mengembangkan diri, baik dari sisi akademik maupun karakter.

Menurut beliau, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik semata. Ada aspek yang tidak kalah penting dan harus dimiliki setiap peserta didik, yaitu pendidikan karakter. Nilai-nilai seperti tanggung jawab, disiplin, adab, serta sikap taat dan berbakti kepada orang tua merupakan fondasi utama dalam membentuk pribadi yang unggul dan berintegritas.

“Selama menempuh pendidikan di SMK Pawiyatan, kalian tidak hanya belajar ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai bidang keahlian masing-masing. Yang lebih penting adalah bagaimana membentuk karakter yang baik, memiliki tanggung jawab, disiplin dalam menjalankan kewajiban, menjaga adab dalam pergaulan, serta selalu menghormati dan berbakti kepada orang tua,” pesan Kepala Sekolah di hadapan peserta MPLS.

Selain menekankan pentingnya pendidikan karakter, Kepala Sekolah juga mengajak para peserta didik baru untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan yang dimiliki saat ini. Beliau mengingatkan bahwa tidak semua anak seusia mereka dapat mengenyam pendidikan dengan mudah. Masih banyak anak-anak yang menghadapi berbagai keterbatasan, baik karena faktor ekonomi maupun karena belum memperoleh kesempatan untuk bersekolah.

Pesan tersebut disampaikan sebagai bentuk motivasi agar para siswa dapat menghargai kesempatan belajar yang telah diberikan oleh orang tua dan sekolah. Dengan rasa syukur yang tinggi, diharapkan para peserta didik memiliki semangat belajar yang lebih kuat dan mampu memanfaatkan masa pendidikan mereka secara optimal.

Kegiatan upacara pembukaan MPLS berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh peserta didik baru mengikuti rangkaian acara dengan penuh perhatian sebagai langkah awal untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, serta nilai-nilai yang menjadi landasan pendidikan di SMK Pawiyatan Surabaya.

Melalui kegiatan MPLS, sekolah berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal warga sekolah, memahami tata tertib, serta menumbuhkan karakter positif yang akan menjadi bekal penting dalam perjalanan pendidikan maupun kehidupan mereka di masa depan.

Purnawiyata SMK Pawiyatan Surabaya

Khidmat dan Membanggakan: SMK Pawiyatan Surabaya Resmi Lepas 330 Lulusan di Purnawiyata 2026

SURABAYA – Suasana haru sekaligus penuh kebanggaan menyelimuti ruang utama Dyandra Convention Center Surabaya pada Senin (15/6/2026). Sebanyak 330 wisudawan dan wisudawati SMK Pawiyatan Surabaya resmi mengikuti prosesi Purnawiyata Tahun Ajaran 2025/2026. Acara yang menjadi momen puncak perjalanan akademik siswa ini berlangsung dengan sangat khidmat, tertib, dan tepat waktu, dimulai sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Didampingi oleh orang tua dan wali siswa yang hadir, raut wajah para lulusan tampak berbinar. Kebaya dan jas yang dikenakan para wisudawan menambah keanggunan serta kewibawaan acara perpisahan ini, menandai kesiapan mereka melangkah ke gerbang kehidupan yang baru, baik di dunia kerja, wirausaha, maupun pendidikan tinggi.

Momen Pengembalian Tanggung Jawab

Purnawiyata bukan sekadar selebrasi kelulusan biasa. Secara filosofis, momen ini menandai berakhirnya masa bakti para siswa dalam menempuh studi di bangku SMK Pawiyatan Surabaya.

Dalam prosesi tersebut, pihak sekolah secara resmi menyerahkan kembali tongkat estafet tanggung jawab pendidikan anak kepada orang tua atau wali siswa. Selama tiga tahun terakhir, sekolah telah mengambil peran sebagai pendidik, pembimbing, sekaligus orang tua kedua di lingkungan akademik. Kini, dengan bekal ilmu dan keterampilan yang mumpuni, para lulusan dikembalikan kepada keluarga untuk melanjutkan perjuangan menggapai cita-cita.

“Purnawiyata ini adalah simbol bahwa tugas kami di sekolah telah paripurna. Kami serahkan kembali putra-putri bapak/ibu sekalian, dengan harapan bekal karakter dan kompetensi yang mereka pelajari di SMK Pawiyatan dapat menjadi pelita untuk masa depan mereka.”

Sukses Digelar Berkat Soliditas Kerja Sama Tim Panitia

Berbeda dengan acara perpisahan pada umumnya, Purnawiyata SMK Pawiyatan tahun ini patut diacungi jempol atas manajemen waktunya. Rangkaian acara yang padat mulai dari prosesi pengalungan gordon, sambutan-sambutan, hingga hiburan berjalan dengan sangat teratur dan selesai tepat pada pukul 12.00 WIB.

Kesuksesan dan kelancaran acara akbar ini sejatinya adalah buah manis dari kerja sama tim yang luar biasa solid. Di bawah komando Wilujeng Rahmaningtyas, S.E., M.M. selaku Ketua Panitia Purnawiyata 2026, serta didampingi oleh Erma Latifah, S.M. sebagai Wakil Ketua, seluruh elemen kepanitiaan saling bahu-membahu dan berkolaborasi dengan apik. Sinergi yang kuat antar panitia berhasil meramu sebuah acara yang megah dan berkesan, tanpa sedikit pun mengorbankan kedisiplinan waktu.

Keteraturan ini juga mencerminkan kedisiplinan yang selama ini ditanamkan oleh SMK Pawiyatan kepada para siswanya. Senyum mengembang dari para orang tua yang hadir menjadi saksi bisu kesuksesan acara tersebut. Tidak sedikit dari mereka yang mengabadikan momen berharga ini di berbagai sudut photo booth yang telah disediakan oleh panitia di area Dyandra Convention Center.

Selamat dan Sukses untuk 330 Lulusan SMK Pawiyatan Surabaya! Teruslah berkarya, junjung tinggi almamater, dan jadilah generasi penerus bangsa yang kompeten serta berakhlak mulia. Perjalanan baru saja dimulai!

Selamat Menempuh Sumatif Harian Bersama Tahun Ajaran 2023/2024