SMK Pawiyatan Surabaya Gelar Tryout Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Ajaran 2026/2027

SURABAYA, 21 September 2026 – Guna mematangkan kesiapan seluruh peserta didik tingkat akhir dalam menghadapi evaluasi kemampuan akademik, SMK Pawiyatan Surabaya secara resmi memulai rangkaian Tryout Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (21/9/2026). Rangkaian kegiatan ini dirancang secara sistematis untuk mengukur, memetakan, serta meningkatkan kesiapan akademis siswa sebelum menghadapi TKA utama.

Pelaksanaan Tryout TKA ini terbagi ke dalam dua gelombang simulasi. Tryout 1 berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 21 hingga 22 September 2026. Selanjutnya, para siswa akan mengikuti Tryout 2 yang dijadwalkan pada 21 hingga 22 Oktober 2026 sebagai ajang evaluasi akhir sebelum menghadapi ujian yang sesungguhnya.

Kegiatan tryout maupun TKA resmi diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas XII SMK Pawiyatan Surabaya yang berjumlah 426 siswa. Untuk menunjang kelancaran, ketertiban, dan kenyamanan berbasis komputer, sekolah mengoptimalkan penggunaan empat laboratorium komputer utama, yaitu:

  1. Laboratorium DKV (Desain Komunikasi Visual)

  2. Laboratorium RPL (Rekayasa Perangkat Lunak)

  3. Laboratorium AKL (Akuntansi dan Keuangan Lembaga)

  4. Laboratorium MP (Manajemen Perkantoran)

Fasilitas laboratorium berbasis TI tersebut siap menyokong seluruh tahapan ujian hingga pelaksanaan TKA utama mendatang. Berdasarkan jadwal resmi, Pelaksanaan TKA Gelombang 1 akan diselenggarakan pada 26–29 Oktober 2026, disusul oleh Pelaksanaan TKA Gelombang 3 pada 2–5 November 2026.

Melalui rangkaian simulasi berbasis komputer ini, SMK Pawiyatan Surabaya berharap seluruh peserta didik kelas XII tidak hanya siap secara materi pelajaran, tetapi juga memiliki mental yang tangguh serta familiar dengan teknis pelaksanaan ujian digital. Dukungan sarana dan prasarana yang memadai di tiap laboratorium diharapkan mampu mendorong pencapaian hasil belajar yang optimal bagi seluruh siswa. ~AA

Supervisi Guru SMK Pawiyatan Surabaya: Mendorong Peningkatan Kualitas Pembelajaran

Surabaya, 13 Agustus 2026 — SMK Pawiyatan Surabaya melaksanakan kegiatan Supervisi Guru yang berlangsung mulai tanggal 27 Juli hingga 13 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus mendorong pengembangan kompetensi profesional para guru.

Pelaksanaan supervisi melibatkan Wakil Kepala Sekolah dan Ketua Kompetensi Keahlian (K3) sebagai supervisor. Sementara itu, guru yang menjadi sasaran supervisi merupakan guru-guru yang telah ditetapkan berdasarkan jadwal supervisi yang disusun oleh Tim Kurikulum SMK Pawiyatan Surabaya.

Dalam pelaksanaannya, supervisor melakukan observasi secara langsung terhadap proses pembelajaran yang berlangsung di kelas. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain kesiapan guru dalam melaksanakan pembelajaran, penyampaian tujuan pembelajaran, penguasaan materi, penerapan metode dan strategi pembelajaran, pemanfaatan media dan teknologi, pengelolaan kelas, interaksi dengan peserta didik, serta pelaksanaan asesmen.

Kegiatan supervisi tidak hanya berorientasi pada penilaian, tetapi juga menjadi sarana refleksi dan pembinaan bagi guru. Melalui observasi dan diskusi setelah pembelajaran, guru memperoleh masukan mengenai praktik pembelajaran yang telah berjalan dengan baik serta aspek-aspek yang masih dapat dikembangkan.

Supervisi juga menjadi momentum bagi sekolah untuk membangun budaya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Dengan adanya umpan balik yang konstruktif, guru diharapkan dapat terus mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif, adaptif terhadap kebutuhan peserta didik, serta selaras dengan perkembangan teknologi dan tuntutan dunia pendidikan.

Pelaksanaan supervisi yang terjadwal dan sistematis ini menjadi salah satu bentuk komitmen SMK Pawiyatan Surabaya dalam menjaga dan meningkatkan mutu pembelajaran. Sekolah berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru dan pada akhirnya memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif, bermakna, dan relevan bagi seluruh peserta didik.

Supervisi bukan sekadar menilai, tetapi menjadi bagian dari proses bersama untuk belajar, melakukan refleksi, dan terus meningkatkan kualitas pembelajaran. ~AA

SMK Pawiyatan Surabaya Peringati Maulid Nabi 1448 H: Jadikan Rasulullah Sebagai Inspirasi Pemuda di Era Digital

SURABAYA 24 Agustus 2026 – Mengawali pekan dengan penuh keberkahan, SMK Pawiyatan Surabaya sukses menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada Senin pagi (24/8/2026). Bertempat di Masjid Ulul Albab Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya, acara keagamaan ini berlangsung khidmat dari pukul 07.00 hingga 10.15 WIB.

Tahun ini, peringatan Maulid Nabi mengusung tema “Pemuda Cinta Nabi, Rasulullah Sebagai Inspirasi”. Tema ini dinilai sangat relevan untuk membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap sosok utusan Allah, sekaligus meneladani akhlaknya di tengah arus modernisasi.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan hati. Mengawali kegiatan, Bapak Andi Susanto, S.E, M.M, Kepala SMK Pawiyatan Surabaya dalam sambutannya memberikan pesan mendalam kepada seluruh peserta didik. Beliau menekankan agar seluruh siswa senantiasa meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Upaya memperbaiki akhlak dan karakter harus selalu menjadi prioritas di samping mengejar prestasi akademik.

Memasuki puncak acara, Ustadz Chusni Amaludin, S.HI., M.Pd.I., CDAI., hadir memberikan tausiyah yang mengupas tuntas tema kegiatan. Beliau mengingatkan bahwa momentum peringatan Maulid Nabi adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan diri, serta memastikan kembali bahwa panduan utama dalam menjalani hidup adalah suri tauladan Rasulullah SAW.

Dalam pesannya yang ditujukan khusus bagi para pelajar, Ustadz Chusni mengibaratkan ilmu sebagai cahaya.

“Sebagai siswa yang sedang menuntut ilmu, sadarilah bahwa ilmu itu bagaikan cahaya. Dalam upaya memperbaiki akhlak dan mendapatkan ilmu yang berkah, salah satu kuncinya adalah memiliki sifat tawadhu (rendah hati) serta selalu memuliakan orang tua dan guru,” papar Ustadz Chusni.

Lebih lanjut, beliau juga menyoroti tantangan kehidupan di zaman modern yang serba canggih. Generasi muda saat ini dinilai sulit lepas dari gawai (gadget). Beliau mengingatkan agar siswa berhati-hati dan menjauhi maksiat, karena sebuah gawai bisa dengan mudah menjadi sumber keburukan jika disalahgunakan. Namun sebaliknya, apabila dimanfaatkan dengan bijak, gawai tersebut dapat menjadi sarana yang sangat luar biasa untuk belajar dan menggali ilmu pengetahuan.

Acara peringatan Maulid Nabi ini ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SMK Pawiyatan Surabaya tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cakap teknologi, tetapi juga menjadi pemuda-pemudi yang berakhlak mulia, senantiasa menjadikan Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam setiap langkah kehidupan.~AA

Tingkatkan Kompetensi Vokasi, SMK Pawiyatan Surabaya Gandeng GameLab Gelar Kelas Industri PPLG

SURABAYA, 15 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan vokasi serta mengakselerasi digitalisasi pembelajaran di lingkungan SMK di Provinsi Jawa Timur, SMK Pawiyatan Surabaya resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Educa Sisfomedia Indonesia atau yang lebih dikenal luas sebagai GameLab. Kerjasama ini dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh kedua belah pihak. 

Kesepakatan bertajuk “Kerja Sama Pengembangan Kompetensi Peserta Didik Berbasis Industri” tersebut ditandatangani secara langsung oleh Kepala SMK Pawiyatan Surabaya, Andi Susanto, S.E., M.M., bersama CEO Gamelab Indonesia, Septi Yuliana, pada tanggal 15 Juli 2026.

Fokus utama dari kerja sama yang akan berlangsung selama dua bulan ini adalah implementasi program Kelas Industri. Program eksklusif ini secara spesifik ditujukan bagi 1 (satu) rombongan belajar siswa Kelas XI pada konsentrasi keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) angkatan 2025 untuk tahun ajaran 2026/2027.

Saat ini, program Kelas Industri sedang dilaksanakan dan berjalan tepat sesuai jadwal. Seluruh rangkaian kegiatan pembelajaran dipusatkan di laboratorium komputer RPL SMK Pawiyatan Surabaya. Ahmad Arifin, S.Kom., selaku Kepala Program Keahlian Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), secara aktif memantau jalannya program ini guna memastikan para siswa mendapatkan bekal yang komprehensif agar siap beradaptasi dengan cepatnya perubahan teknologi di dunia industri.

Sistem pembelajaran dalam Kelas Industri ini dirancang secara modern, di mana materi disampaikan secara daring melalui Learning Management System (LMS) milik GameLab. Melalui platform tersebut, para siswa tidak hanya menerima teori, tetapi langsung difokuskan pada project utama, yaitu merancang dan membangun sebuah game sederhana.

Selain memberikan pengalaman praktik berstandar industri kepada siswa, ruang lingkup kerja sama ini juga mencakup pengembangan kurikulum serta pelatihan berkelanjutan bagi guru dan siswa. Sebagai puncak dari rangkaian program ini, nantinya akan dilaksanakan Rapat Penyerahan Rapor Mutu Industri oleh pihak GameLab, yang akan menjadi tolok ukur keberhasilan sekaligus bukti nyata dari peningkatan kompetensi siswa SMK Pawiyatan Surabaya di sektor teknologi informasi.~AA

Semarak 8 Profil Dimensi Kelulusan: Kolaborasi Kewirausahaan, Seni, dan Kepedulian Sosial di SMK Pawiyatan Surabaya

SURABAYA, 19 Agustus 2026 – SMK Pawiyatan Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mandiri, kreatif, berdaya saing, serta memiliki kepekaan sosial melalui penyelenggaraan acara kurikulum bertajuk “8 Profil Dimensi Kelulusan”. Kegiatan yang berlangsung meriah pada hari ini, Rabu, 19 Agustus 2026, sukses memadukan semangat kewirausahaan, apresiasi seni dari para siswa, sekaligus aksi kepedulian sosial.

Berdasarkan informasi resmi, rangkaian kegiatan ini dirancang secara terstruktur agar seluruh tingkatan kelas dapat berpartisipasi dan unjuk gigi sesuai dengan peran masing-masing.

Rangkaian Kegiatan Utama
Acara hari ini dibagi menjadi beberapa fokus kegiatan utama yang saling melengkapi:
• Bazar PKWU (Kelas 12): Siswa-siswi kelas 12 mempraktikkan langsung ilmu Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) mereka melalui bazar. Berbagai produk inovatif, khususnya produk makanan dan minuman kekinian, dijajakan di stan-stan yang telah disediakan. Kegiatan ini melatih kemampuan berwirausaha, pemasaran, hingga kerja sama tim.
• Pentas Seni (Kelas 10 & 11): Sebagai bentuk apresiasi terhadap minat dan bakat siswa di bidang non-akademik, siswa kelas 10 dan 11 memeriahkan suasana dengan berbagai suguhan pentas seni. Mulai dari seni tari, musik, hingga teatrikal ditampilkan dengan penuh percaya diri.
• Ajang Pencarian Bakat (Disponsori oleh Camellia): Acara semakin semarak dengan hadirnya sponsor dari Camellia yang memberikan wadah khusus dengan menampilkan 10 Penampilan Terbaik dari bakat-bakat siswa yang sebelumnya sudah disetorkan dan diseleksi.

Aksi Kepedulian Sosial (Bansos) sebagai Penutup Acara
Sebagai wujud kepedulian nyata dan melengkapi kesuksesan rangkaian acara hari ini, SMK Pawiyatan Surabaya menutup kegiatan “8 Profil Dimensi Kelulusan” dengan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos). Bantuan ini diserahkan langsung oleh pihak sekolah kepada sejumlah murid Yatim Piatu, Yatim dan Piatu. Kegiatan bansos ini tidak hanya bertujuan untuk meringankan beban sesama, tetapi juga menjadi sarana edukasi karakter bagi seluruh siswa guna menumbuhkan rasa empati, gotong royong, dan solidaritas sosial di lingkungan sekolah.

Disiplin dan Komitmen Akademik
Meski dipenuhi dengan agenda perayaan dan kreativitas, pihak sekolah memastikan bahwa hak akademik siswa tetap terpenuhi. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terpantau tetap berjalan setelah kegiatan ini selesai yaitu pukul 12.35 dan jam kepulangan siswa tetap dijadwalkan pada pukul 14.50 WIB.

Melalui harmoni antara kewirausahaan, seni, dan kepedulian terhadap sesama, SMK Pawiyatan Surabaya berharap para siswa dapat terus memegang teguh moto sekolah: “Kompeten, Unggul, Mandiri dan Bertaqwa!”

 

 

 

Jemput Bola Pelayanan Adminduk: Dispendukcapil Gelar Perekaman KTP dan Aktivasi IKD di SMK Pawiyatan Surabaya

SURABAYA 7 Agustus 2026– Guna mempermudah peserta didik dalam melengkapi dokumen administrasi kependudukan, SMK Pawiyatan Surabaya bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kegiatan dengan sistem “jemput bola” ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari hari Rabu hingga Jumat, 5-7 Agustus 2026.

Sasaran utama dari kegiatan ini adalah para siswa SMK Pawiyatan Surabaya yang telah genap berusia 16 tahun ke atas. Dengan adanya layanan langsung di lingkungan sekolah, para siswa tidak perlu lagi repot meminta izin meninggalkan jam pelajaran untuk mengurus KTP di kantor kecamatan atau kelurahan. Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh tahapan, mulai dari pengambilan pasfoto, perekaman sidik jari dan iris mata, hingga proses panduan aktivasi aplikasi IKD di gawai pintar mereka masing-masing.

Kegiatan proaktif ini sangat sejalan dengan langkah strategis Pemerintah Kota Surabaya dalam mempercepat transformasi pelayanan publik yang modern dan berbasis digital. Seperti yang pernah disampaikan oleh Kepala Disdukcapil Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, penguatan implementasi IKD bertujuan untuk mewujudkan Single Identity Number (Satu Identitas). Melalui sistem ini, identitas kependudukan akan terintegrasi langsung di telepon pintar, sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik secara lebih praktis, aman, dan efisien tanpa harus selalu membawa KTP fisik.

Pemkot Surabaya sendiri mencatat tingkat partisipasi yang luar biasa dari warganya terhadap transisi digital ini. Tercatat hingga awal Juli 2026, lebih dari 71 persen warga Surabaya yang telah melakukan perekaman dan memiliki telepon seluler telah berhasil mengaktifkan IKD. Hadirnya layanan di SMK Pawiyatan Surabaya ini menjadi bukti nyata komitmen Dispendukcapil dalam memperluas akses layanan aktivasi hingga menyentuh kalangan pelajar.

Melalui fasilitas perekaman KTP-el dan aktivasi IKD langsung di sekolah ini, pihak SMK Pawiyatan Surabaya berharap seluruh siswa yang telah memenuhi syarat usia dapat segera memiliki identitas resmi. Kepemilikan identitas kependudukan digital ini tentu akan sangat bermanfaat bagi para siswa, baik untuk keperluan administratif sekolah, persiapan memasuki dunia kerja, hingga mendukung penuh kesuksesan digitalisasi data kependudukan di Kota Pahlawan.
~AA

SMK Pawiyatan Surabaya Gelar Sosialisasi TKA & AN 2026, Matangkan Kesiapan Siswa Kelas XII

SURABAYA 7 Agustus 2026– Sebagai upaya memaksimalkan persiapan akademik siswa tingkat akhir, SMK Pawiyatan Surabaya menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di lapangan utama sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas XII.

Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Bapak Dedy Rahadian, M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya TKA dan AN sebagai instrumen strategis untuk memetakan kualitas pembelajaran sekaligus menjadi tolok ukur kesiapan siswa menghadapi jenjang berikutnya. Mengingat pelaksanaan TKA kini terintegrasi langsung dengan Asesmen Nasional, pemahaman teknis pelaksanaan menjadi sangat krusial bagi seluruh peserta didik.

Berdasarkan dokumen jadwal resmi yang disosialisasikan, pelaksanaan TKA dan AN jenjang SMK/MAK tahun ini dirancang berlangsung selama empat hari (Hari I hingga Hari IV). Setiap harinya, ujian akan dibagi ke dalam tiga sesi utama. Mengingat lokasi sekolah berada di Surabaya, maka zona waktu yang berlaku adalah Waktu Indonesia Barat (WIB). Sesi pertama akan dimulai secara serentak pada pukul 07.00 WIB.

Berikut adalah rincian materi uji yang dipaparkan dalam sosialisasi tersebut:

  • Hari I: Pelaksanaan difokuskan pada uji literasi. Siswa akan mengerjakan mata pelajaran Bahasa Indonesia Wajib dan Literasi Membaca selama 75 menit. Sesi ini kemudian dilanjutkan dengan pengisian Survei Karakter yang dialokasikan waktu 25 menit. Sebelum ujian dimulai, terdapat sesi latihan selama 5 menit.

  • Hari II: Fokus evaluasi beralih ke kemampuan bahasa asing. Ujian akan mengujikan mata pelajaran Bahasa Inggris Wajib selama 75 menit. Setelahnya, siswa diwajibkan untuk mengisi Survei Lingkungan Belajar selama 25 menit. Sama seperti hari sebelumnya, sesi ini diawali dengan latihan berdurasi 5 menit.

  • Hari III: Pada hari ketiga, asesmen dititikberatkan pada kemampuan logika dan berhitung. Siswa akan menghadapi soal-soal Matematika Wajib dan Numerasi dengan durasi pengerjaan 75 menit. Sesi latihan selama 5 menit juga tetap disediakan.

  • Hari IV: Hari terakhir dikhususkan untuk mengukur kompetensi spesifik sesuai minat siswa. Pelaksanaan meliputi dua Mata Pelajaran Pilihan. Mata Pelajaran Pilihan Pertama dan Kedua masing-masing diberikan waktu pengerjaan selama 60 menit. Sesi ini juga akan diawali dengan latihan singkat selama 5 menit.

Selain rincian materi uji, jadwal pembagian gelombang juga telah ditetapkan. Pelaksanaan akan dibagi menjadi Gelombang 1 (26–29 Oktober 2026), Gelombang Khusus (31 Oktober–1 November 2026), Gelombang 2 (2–5 November 2026), dan Gelombang Khusus susulan (7–8 November 2026).

Melalui sosialisasi komprehensif ini, pihak sekolah berharap seluruh siswa kelas XII tidak hanya memahami aspek teknis pelaksanaan, tetapi juga termotivasi untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin secara akademik dan mental.~AA

Semarak Kebersamaan, Guru dan Karyawan SMK Pawiyatan Surabaya Sukses Gelar “Trip to Dieng”

SURABAYA 2 Agustus 2026  Dalam rangka menyegarkan kembali semangat kerja sekaligus mempererat tali silaturahmi, segenap guru dan karyawan SMK Pawiyatan Surabaya sukses menggelar kegiatan wisata bersama bertajuk “Trip to Dieng”. Kegiatan ini berlangsung lancar selama tiga hari, terhitung sejak Jumat, 31 Juli hingga Minggu, 2 Agustus 2026.

Demi menjamin kenyamanan dan kelancaran selama perjalanan, panitia penyelenggara bekerja sama dengan agen travel “Dunia Wisata” asal Sidoarjo. Sebanyak dua armada bus dikerahkan untuk membawa seluruh rombongan melintasi perjalanan lintas provinsi dengan aman.

Merujuk pada jadwal rinci agenda hari pertama (31/7) dimulai dengan berkumpulnya seluruh peserta di meeting point pada pukul 19.00 WIB. Tepat pukul 19.30 WIB, rombongan secara resmi diberangkatkan menuju Jawa Tengah.

Keesokan harinya (1/8), peserta tiba di tempat transit wisata pada pukul 03.00 dini hari. Mengingat medan menuju puncak, perjalanan dilanjutkan menuju Dataran Tinggi Dieng menggunakan armada shuttle. Setelah menunaikan ibadah Sholat Subuh di Desa Stieng, lelahnya perjalanan malam langsung terbayar lunas dengan suguhan pemandangan matahari terbit (sunrise) yang menawan dari Gardu Pandang Stieng pada pukul 05.00.

Seusai menikmati sunrise dan menyantap sarapan pagi, rombongan diajak menjelajahi pesona sejarah dan keajaiban alam khas Dieng. Ekspedisi dilanjutkan secara maraton mengunjungi Kompleks Candi Arjuna, fenomena vulkanik Kawah Sikidang, panorama alam Batu Ratapan Angin, dan ditutup dengan sesi edukatif di Dieng Plateau Theater.

Pada pukul 13.30, seluruh rombongan telah kembali ke tempat transit untuk membersihkan diri. Namun, perjalanan belum berakhir. Pukul 14.30, bus kembali melaju menuju Kota Yogyakarta. Di kota pelajar ini, rombongan disuguhi santap malam lezat di rumah makan Gule Kepala Ikan Sangaji, sebelum akhirnya dilepas untuk menikmati suasana malam dan mengeksplorasi kawasan ikonik Jalan Malioboro.

TripToDieng

Puas berwisata dan berbelanja, rombongan akhirnya bertolak kembali menuju Surabaya pada pukul 22.00 malam. Rombongan guru dan karyawan dijadwalkan tiba kembali di Surabaya pada Minggu (2/8) pukul 03.00 dini hari.

Perjalanan singkat namun sarat makna ini diharapkan dapat menjadi momen refreshing yang berkualitas, sehingga seluruh guru dan karyawan SMK Pawiyatan Surabaya dapat kembali ke sekolah dengan membawa energi baru dan motivasi yang lebih tinggi dalam mendidik para siswa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat memulai kembali aktivitas pembelajaran dengan semangat baru, hati yang ceria, serta hubungan yang semakin erat.

 

 

 

Dorong Kemandirian Wirausaha Siswa, Universitas Dinamika Gelar Workshop Bisnis Digital di SMK Pawiyatan Surabaya

 

SURABAYA 6 Agustus 2026 – Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam program Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Dinamika sukses menyelenggarakan lokakarya (workshop) kewirausahaan dan bisnis di SMK Pawiyatan Surabaya. Kegiatan edukatif ini dilangsungkan di Aula SMK Pawiyatan Surabaya pada Kamis (6/8/2026).

Workshop yang dirancang untuk membekali para siswa kejuruan dengan kompetensi bisnis modern ini menghadirkan dua akademisi pakar dari Universitas Dinamika. Tampil sebagai pemateri adalah Dr. Drs. Antok Supriyanto, M.MT., dan Dr. Haryanto Tanuwijaya, S.Kom., M.MT., yang secara bergantian memaparkan materi strategis terkait kesiapan industri saat ini.

Dalam sesi pertama, pemaparan difokuskan pada penguasaan Business Model Canvas (BMC). Materi ini membekali siswa dengan kerangka kerja komprehensif untuk merancang, memvisualisasikan, dan memetakan rancangan bisnis secara terstruktur. Sementara itu, pada sesi kedua, pemaparan dilanjutkan dengan tema “Tingkatkan Bisnis di Era Digital”. Sesi ini menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar, berinovasi, serta mengoptimalkan operasional usaha di tengah ketatnya persaingan masa kini.Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif. Siswa-siswi dari kelas XII program keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Manajemen Perkantoran tampak antusias mengikuti jalannya acara. Tingginya minat peserta terlihat dari interaksi dan partisipasi aktif mereka sepanjang sesi diskusi berlangsung.

Bagi para siswa kelas XII yang tengah bersiap menghadapi masa purnastudi, wawasan ini dinilai sangat krusial. Kombinasi keterampilan kreatif dari jurusan DKV maupun kemampuan manajerial dari jurusan Manajemen Perkantoran merupakan modal awal yang kuat apabila dipadukan dengan pemahaman bisnis digital yang tepat.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Universitas Dinamika berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi muda yang mandiri. Selain itu, kegiatan semacam ini diharapkan dapat memotivasi para lulusan SMK Pawiyatan Surabaya agar tidak hanya siap terserap di dunia kerja profesional, tetapi juga berani berinovasi dan merintis usaha sendiri (technopreneurship) di era ekonomi digital.

Setelah prosesi Halal Bihalal selesai, acara dilanjutkan dengan makan bersama yang semakin menambah keakraban di antara seluruh peserta. Kegiatan ini menjadi momen yang berharga untuk memperkuat rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan keharmonisan di lingkungan SMK Pawiyatan Surabaya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat memulai kembali aktivitas pembelajaran dengan semangat baru, hati yang bersih, serta hubungan yang semakin erat.