SURABAYA, 19 Agustus 2026 – SMK Pawiyatan Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mandiri, kreatif, berdaya saing, serta memiliki kepekaan sosial melalui penyelenggaraan acara kurikulum bertajuk “8 Profil Dimensi Kelulusan”. Kegiatan yang berlangsung meriah pada hari ini, Rabu, 19 Agustus 2026, sukses memadukan semangat kewirausahaan, apresiasi seni dari para siswa, sekaligus aksi kepedulian sosial.

Berdasarkan informasi resmi, rangkaian kegiatan ini dirancang secara terstruktur agar seluruh tingkatan kelas dapat berpartisipasi dan unjuk gigi sesuai dengan peran masing-masing.

Rangkaian Kegiatan Utama
Acara hari ini dibagi menjadi beberapa fokus kegiatan utama yang saling melengkapi:
• Bazar PKWU (Kelas 12): Siswa-siswi kelas 12 mempraktikkan langsung ilmu Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) mereka melalui bazar. Berbagai produk inovatif, khususnya produk makanan dan minuman kekinian, dijajakan di stan-stan yang telah disediakan. Kegiatan ini melatih kemampuan berwirausaha, pemasaran, hingga kerja sama tim.
• Pentas Seni (Kelas 10 & 11): Sebagai bentuk apresiasi terhadap minat dan bakat siswa di bidang non-akademik, siswa kelas 10 dan 11 memeriahkan suasana dengan berbagai suguhan pentas seni. Mulai dari seni tari, musik, hingga teatrikal ditampilkan dengan penuh percaya diri.
• Ajang Pencarian Bakat (Disponsori oleh Camellia): Acara semakin semarak dengan hadirnya sponsor dari Camellia yang memberikan wadah khusus dengan menampilkan 10 Penampilan Terbaik dari bakat-bakat siswa yang sebelumnya sudah disetorkan dan diseleksi.

Aksi Kepedulian Sosial (Bansos) sebagai Penutup Acara
Sebagai wujud kepedulian nyata dan melengkapi kesuksesan rangkaian acara hari ini, SMK Pawiyatan Surabaya menutup kegiatan “8 Profil Dimensi Kelulusan” dengan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos). Bantuan ini diserahkan langsung oleh pihak sekolah kepada sejumlah murid Yatim Piatu, Yatim dan Piatu. Kegiatan bansos ini tidak hanya bertujuan untuk meringankan beban sesama, tetapi juga menjadi sarana edukasi karakter bagi seluruh siswa guna menumbuhkan rasa empati, gotong royong, dan solidaritas sosial di lingkungan sekolah.

Disiplin dan Komitmen Akademik
Meski dipenuhi dengan agenda perayaan dan kreativitas, pihak sekolah memastikan bahwa hak akademik siswa tetap terpenuhi. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terpantau tetap berjalan setelah kegiatan ini selesai yaitu pukul 12.35 dan jam kepulangan siswa tetap dijadwalkan pada pukul 14.50 WIB.

Melalui harmoni antara kewirausahaan, seni, dan kepedulian terhadap sesama, SMK Pawiyatan Surabaya berharap para siswa dapat terus memegang teguh moto sekolah: “Kompeten, Unggul, Mandiri dan Bertaqwa!”