Pada hari Kamis, 7 November 2024, SMK Pawiyatan mengadakan seminar bertajuk “Bahaya Gadget dan Bahaya Artificial Intelligence di Era Digital” yang diikuti oleh seluruh siswa dari berbagai jurusan di aula sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber Achmad Arrosyidi, S.Kom., M. Med. Kom., MTA., dosen D3 dan S1 dari Universitas Dinamika (UNDIKA) Surabaya, yang mengupas tuntas tentang dampak negatif penggunaan gadget dan risiko kecerdasan buatan (AI) di era digital.
Menariknya, seminar ini bukan hanya sekadar pemberian materi, tetapi juga bagian dari implementasi mata pelajaran Character Building yang mengajarkan siswa untuk bekerja sama dan berlatih negosiasi dalam menyusun sebuah acara. Sebelum seminar berlangsung, siswa terlebih dahulu berdiskusi dan berdebat untuk menentukan konsep, susunan acara, dan pembagian tugas. Melalui proses negosiasi ini, mereka belajar tentang cara mencapai kesepakatan dan mengambil keputusan bersama demi kesuksesan acara.
Diskusi dan negosiasi ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi siswa. Mereka ditantang untuk mengasah keterampilan komunikasi, berargumentasi secara efektif, dan menghargai pendapat teman-teman mereka. Setiap keputusan, mulai dari pemilihan pembicara, penyusunan jadwal, hingga pengaturan teknis, merupakan hasil dari kesepakatan bersama setelah diskusi intensif. Para siswa pun berkesempatan menguji kemampuan mereka dalam mengelola acara nyata yang berdampak positif bagi komunitas sekolah.
Menurut Kepala SMK Pawiyatan, Bapak Andi Susanto, SE, MM, kegiatan seperti ini bukan hanya meningkatkan literasi digital siswa, tetapi juga memperkuat karakter mereka. “Melalui seminar ini, siswa belajar untuk menjadi pribadi yang kritis, bijaksana dalam menggunakan teknologi, serta terampil dalam negosiasi dan komunikasi—kemampuan yang sangat dibutuhkan di era modern ini,” ujarnya.
Semoga dengan adanya seminar dan pengalaman belajar melalui kegiatan nyata seperti ini, siswa SMK Pawiyatan semakin siap menghadapi tantangan era digital dengan karakter yang kuat dan pemahaman yang matang.