Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Siswa, SMK Pawiyatan Surabaya Resmi Luncurkan Majalah Digital

SURABAYA, 3 Oktober 2026 — SMK Pawiyatan Surabaya resmi meluncurkan platform Majalah Digital (MaDig) sebagai wadah ekspresi dan pengembangan budaya literasi serta numerasi bagi para siswa. Kehadiran platform ini diinisiasi oleh Dedy Rahadian, M.Pd., sebagai bentuk langkah nyata sekolah dalam menghadirkan media pembelajaran dan publikasi karya yang relevan dengan era digital.

Mengusung tagline “Literasi Digital, Kreativitas Tanpa Batas”, majalah digital ini menjadi ruang tumbuh bagi seluruh siswa untuk memamerkan ragam ide dan karya kreatif mereka. Di dalam platform ini, pengunjung dapat menikmati berbagai kategori konten unggulan, mulai dari Literasi, Numerasi, Kreativitas, Teknologi, hingga Karya Siswa.
Selain sebagai media bacaan, majalah digital ini dirancang secara interaktif untuk membangun partisipasi aktif antar siswa. Para siswa tidak hanya dapat berpartisipasi dengan cara mengunggah karya terbaik mereka, tetapi juga dapat saling memberikan apresiasi dan tanggapan. Siswa dapat merespons karya sesama teman dengan memberikan rating bintang serta meninggalkan komentar yang membangun pada setiap unggahan.
Inovasi ini diharapkan mampu memotivasi seluruh siswa SMK Pawiyatan Surabaya untuk terus berkarya, mengasah keterampilan literasi digital, serta berani mengekspresikan bakat mereka kepada khalayak luas.~AA
Seluruh civitas akademika serta masyarakat umum kini dapat menjelajahi dan mendukung karya-karya kreatif siswa SMK Pawiyatan Surabaya dengan mengakses tautan resmi Majalah Digital berikut:

Semarak 8 Profil Dimensi Kelulusan: Kolaborasi Kewirausahaan, Seni, dan Kepedulian Sosial di SMK Pawiyatan Surabaya

SURABAYA, 19 Agustus 2026 – SMK Pawiyatan Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mandiri, kreatif, berdaya saing, serta memiliki kepekaan sosial melalui penyelenggaraan acara kurikulum bertajuk “8 Profil Dimensi Kelulusan”. Kegiatan yang berlangsung meriah pada hari ini, Rabu, 19 Agustus 2026, sukses memadukan semangat kewirausahaan, apresiasi seni dari para siswa, sekaligus aksi kepedulian sosial.

Berdasarkan informasi resmi, rangkaian kegiatan ini dirancang secara terstruktur agar seluruh tingkatan kelas dapat berpartisipasi dan unjuk gigi sesuai dengan peran masing-masing.

Rangkaian Kegiatan Utama
Acara hari ini dibagi menjadi beberapa fokus kegiatan utama yang saling melengkapi:
• Bazar PKWU (Kelas 12): Siswa-siswi kelas 12 mempraktikkan langsung ilmu Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) mereka melalui bazar. Berbagai produk inovatif, khususnya produk makanan dan minuman kekinian, dijajakan di stan-stan yang telah disediakan. Kegiatan ini melatih kemampuan berwirausaha, pemasaran, hingga kerja sama tim.
• Pentas Seni (Kelas 10 & 11): Sebagai bentuk apresiasi terhadap minat dan bakat siswa di bidang non-akademik, siswa kelas 10 dan 11 memeriahkan suasana dengan berbagai suguhan pentas seni. Mulai dari seni tari, musik, hingga teatrikal ditampilkan dengan penuh percaya diri.
• Ajang Pencarian Bakat (Disponsori oleh Camellia): Acara semakin semarak dengan hadirnya sponsor dari Camellia yang memberikan wadah khusus dengan menampilkan 10 Penampilan Terbaik dari bakat-bakat siswa yang sebelumnya sudah disetorkan dan diseleksi.

Aksi Kepedulian Sosial (Bansos) sebagai Penutup Acara
Sebagai wujud kepedulian nyata dan melengkapi kesuksesan rangkaian acara hari ini, SMK Pawiyatan Surabaya menutup kegiatan “8 Profil Dimensi Kelulusan” dengan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos). Bantuan ini diserahkan langsung oleh pihak sekolah kepada sejumlah murid Yatim Piatu, Yatim dan Piatu. Kegiatan bansos ini tidak hanya bertujuan untuk meringankan beban sesama, tetapi juga menjadi sarana edukasi karakter bagi seluruh siswa guna menumbuhkan rasa empati, gotong royong, dan solidaritas sosial di lingkungan sekolah.

Disiplin dan Komitmen Akademik
Meski dipenuhi dengan agenda perayaan dan kreativitas, pihak sekolah memastikan bahwa hak akademik siswa tetap terpenuhi. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terpantau tetap berjalan setelah kegiatan ini selesai yaitu pukul 12.35 dan jam kepulangan siswa tetap dijadwalkan pada pukul 14.50 WIB.

Melalui harmoni antara kewirausahaan, seni, dan kepedulian terhadap sesama, SMK Pawiyatan Surabaya berharap para siswa dapat terus memegang teguh moto sekolah: “Kompeten, Unggul, Mandiri dan Bertaqwa!”

 

 

 

Dorong Kemandirian Wirausaha Siswa, Universitas Dinamika Gelar Workshop Bisnis Digital di SMK Pawiyatan Surabaya

 

SURABAYA 6 Agustus 2026 – Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam program Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Dinamika sukses menyelenggarakan lokakarya (workshop) kewirausahaan dan bisnis di SMK Pawiyatan Surabaya. Kegiatan edukatif ini dilangsungkan di Aula SMK Pawiyatan Surabaya pada Kamis (6/8/2026).

Workshop yang dirancang untuk membekali para siswa kejuruan dengan kompetensi bisnis modern ini menghadirkan dua akademisi pakar dari Universitas Dinamika. Tampil sebagai pemateri adalah Dr. Drs. Antok Supriyanto, M.MT., dan Dr. Haryanto Tanuwijaya, S.Kom., M.MT., yang secara bergantian memaparkan materi strategis terkait kesiapan industri saat ini.

Dalam sesi pertama, pemaparan difokuskan pada penguasaan Business Model Canvas (BMC). Materi ini membekali siswa dengan kerangka kerja komprehensif untuk merancang, memvisualisasikan, dan memetakan rancangan bisnis secara terstruktur. Sementara itu, pada sesi kedua, pemaparan dilanjutkan dengan tema “Tingkatkan Bisnis di Era Digital”. Sesi ini menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar, berinovasi, serta mengoptimalkan operasional usaha di tengah ketatnya persaingan masa kini.Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif. Siswa-siswi dari kelas XII program keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Manajemen Perkantoran tampak antusias mengikuti jalannya acara. Tingginya minat peserta terlihat dari interaksi dan partisipasi aktif mereka sepanjang sesi diskusi berlangsung.

Bagi para siswa kelas XII yang tengah bersiap menghadapi masa purnastudi, wawasan ini dinilai sangat krusial. Kombinasi keterampilan kreatif dari jurusan DKV maupun kemampuan manajerial dari jurusan Manajemen Perkantoran merupakan modal awal yang kuat apabila dipadukan dengan pemahaman bisnis digital yang tepat.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Universitas Dinamika berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi muda yang mandiri. Selain itu, kegiatan semacam ini diharapkan dapat memotivasi para lulusan SMK Pawiyatan Surabaya agar tidak hanya siap terserap di dunia kerja profesional, tetapi juga berani berinovasi dan merintis usaha sendiri (technopreneurship) di era ekonomi digital.

Setelah prosesi Halal Bihalal selesai, acara dilanjutkan dengan makan bersama yang semakin menambah keakraban di antara seluruh peserta. Kegiatan ini menjadi momen yang berharga untuk memperkuat rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan keharmonisan di lingkungan SMK Pawiyatan Surabaya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat memulai kembali aktivitas pembelajaran dengan semangat baru, hati yang bersih, serta hubungan yang semakin erat.

Save the Children Indonesia dan SMK Pawiyatan Surabaya Gelar Survei Awal Program Skills to Succeed


Surabaya, 21 Juli 2026 – SMK Pawiyatan Surabaya bekerja sama dengan Save the Children Indonesia melaksanakan kegiatan Survei Awal Program Skills to Succeed sebagai langkah awal pelaksanaan program pendampingan bagi peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (21/07/2026) dan difasilitasi oleh tim Bimbingan dan Konseling (BK) SMK Pawiyatan Surabaya.

Program Skills to Succeed merupakan program pengembangan kapasitas yang bertujuan membantu siswa SMK dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja melalui penguatan berbagai kompetensi penting abad ke-21. Materi yang akan diberikan dalam program ini meliputi kesiapan kerja (work readiness), green skills, kewirausahaan, serta keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri saat ini.

Survei awal yang dilaksanakan bertujuan untuk memetakan kondisi dan kebutuhan peserta didik sebelum mengikuti rangkaian kegiatan program. Hasil survei ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan strategi pendampingan dan pengembangan materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Dalam pelaksanaannya, para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka mendapatkan penjelasan mengenai tujuan program serta pentingnya mempersiapkan diri sejak dini untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang. Melalui program ini, siswa diharapkan mampu mengenali potensi diri, merencanakan karier, serta mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan.

Wakil dari tim BK SMK Pawiyatan Surabaya menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Save the Children Indonesia merupakan kesempatan yang sangat baik bagi siswa untuk memperoleh wawasan dan pengalaman yang dapat mendukung kesiapan mereka setelah lulus sekolah.

“Program ini tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan teknis, tetapi juga keterampilan hidup dan kesiapan kerja yang sangat dibutuhkan di era digital saat ini. Kami berharap siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap tim BK.

Melalui kerja sama ini, SMK Pawiyatan Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan berbagai program yang mendukung pengembangan kompetensi peserta didik agar menjadi lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.