Selamat Buat Ekskul PMR Peringat 1 Pembinaan PMR latihan gabungan kota Surabaya.

Satu lagi prestasi PMR SMK Pawiyatan Surabaya mendapatkan peringkat 1 Pembinaan  PMR latihan gabungan kota Surabaya 2024. Latihan Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) Kota Surabaya dilaksanakan pada Tanggal 24-25 Agustus 2024 di SMPN 19 Surabaya. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara PMI Kota Surabaya, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Latihan Gabungan PMR 2024

Latihan Gabungan Palang Merah Remaja (PMR) Kota Surabaya akan dilaksanakan pada Tanggal 24-25 Agustus 2024. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara PMI Kota Surabaya, Dinas Pendidikan Kota Surabaya, dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Apel Kehormatan & Renungan Suci Pramuka SMK Pawiyatan Surabaya

Ekstrakurikuler Futsal

Ekstrakurikuler Futsal SMK Pawiyatan adalah kegiatan di luar jam pelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat siswa dalam olahraga futsal. Kegiatan ini memberikan wadah bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan bermain futsal, memperkuat kerja sama tim, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas dan disiplin.

Tujuan:

  1. Mengembangkan keterampilan teknis dan taktis dalam permainan futsal.
  2. Meningkatkan kebugaran fisik dan mental siswa.
  3. Menanamkan nilai sportivitas, kerja sama tim, dan disiplin.
  4. Mempersiapkan tim sekolah untuk berpartisipasi dalam kompetisi futsal tingkat sekolah, kota, maupun nasional.
  5. Menjadi sarana positif bagi siswa untuk menyalurkan energi dan hobi dalam bidang olahraga.

Kegiatan:

  • Latihan teknik dasar dan strategi bermain.
  • Simulasi pertandingan dan evaluasi performa tim.
  • Uji coba pertandingan dengan sekolah lain.
  • Partisipasi dalam turnamen futsal antar sekolah.
  • Pembinaan karakter dan kedisiplinan dalam olahraga.

Jadwal Kegiatan: Ekstrakurikuler futsal diadakan secara rutin setiap minggu dengan jadwal yang disesuaikan dengan kebijakan sekolah dan pelatih.

Dengan adanya ekstrakurikuler futsal ini, diharapkan siswa SMK Pawiyatan dapat mengembangkan bakatnya, menjaga kesehatan, serta membawa nama baik sekolah dalam berbagai ajang kompetisi.

#SMKPawiyatan #EkstrakurikulerFutsal #Olahraga #BakatPrestasi

EKSTRAKURIKULER ROBOTIK

Ekstrakurikuler robotik merupakan kegiatan belajar robotika yang dimana dalam kegiatan belajar ini siswa akan diajarkan untuk membuat, merangkai, memodifikasi sebuah peralatan elektronik menjadi sebuah benda baru yang memiliki fungsi lain.
Pada umumnya robotik ini merupakan pembuatan sebuah robot sederhana dari peralatan elektronik yang ada di kehidupan sehari hari, bisa peralatan elektronik baru taupun yang bekas. Seni robotik ini juga sangat bermanfaat bagi siswa yang berminat pada ekstrakurikuler robotik, selain menjadi hobi robotik ini juga bisa menjadi sebuah prestasi yang membanggakan.
Robotik sendiri merupakan serapan dari kata robot yang bisa diartikan sebagai perangkat elektronik yang di program untuk melakukan tugas tugas manusia secara otomatis. Artinya setiap robot yang dibuat dengan teknologi yang mendukung bisa menjadi sebuah benda yang bisa mempermudah hidup manusia.
Robot sendiri juga biasanya dibekali dengan actual intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang dimana dengan kecerdasan buatan ini sebuah robot bisa berguna sesuai dengan peruntukan pembuatan awal robot itu sendiri. Namun pengajaran di sekolah, terutama dalam ekstrakurikuler robotik, materi yang diikuti tidak akan sampai ke dalam teknologi AI tapi lebih ke penggunaan sensor yang disematkan ke dalam robot yang dibuat untuk melakukan tugasnya masing masing.
Kompetisi dalam ekstrakurikuler robotik juga beragam, dari lomba robot sumo, hingga ke robot yang bisa membantu dan mempermudah kehidupan manusia. Semua tergantung dari pihak yang mengadakan kompetisi. Namun umumnya, baik dari tingkat Nasional hingga Internasional, perlombaan robotik antar siswa tidak pernah jauh dari kompetisi SUMO Robot dan juga Robot yang bisa membantu kehidupan manusia.
Maka dari itu perkembangan ekstrakurikuler robotik umumnya lebih ke memperdalam ilmu dalam merangkai robot sumo, robot yang bisa memiliki sensor untuk membantu kesehatan manusia seperti robot pendeteksi detak jantung pasien, robot yang bisa memadamkan api (dengan sensor api), robot pendeteksi gempa, robot pendeteksi sampah dan lain sebagainya.

EKSTRAKURIKULER SKI


SKI (Seksi Kerohanian Islam) merupakan ekstrakurikuler sekaligus wadah untuk mendalami pengetahuan keagamaan Islam dan bertujuan untuk mencetak pelajar muslim yang bertaqwa, berakhlakul karimah serta dapat mengembangkan aktivitas dakwah pada lingkup SMK Pawiyatan Surabaya.

Di dalam ekstrakurikuler SKI terdapat beberapa kegiatan yang biasa dilakukan oleh seluruh anggota SKI seperti samrah, hadrah, tartil tahfidz, nasyid, mtq, kaligrafi, dan lain lain

EKSTRAKURIKULER PASKIBRA


Ekskul Paskibra merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang banyak diminati oleh siswa di Indonesia. Melalui kegiatan ini, siswa dapat belajar mengibarkan bendera dengan baik dan benar serta melatih kedisiplinan, kebersamaan, dan kecintaan pada tanah air.

Paskibra merupakan akronim dari Pasukan Pengibar Bendera. Mereka adalah sebuah tim yang dilatih secara ketat agar mampu melaksanakan tugas pengibaran bendera. Bendera disini adalah bendera Merah Putih yang terkenal dengan sebutan Sang Saka Merah Putih.

Ekskul Paskibra adalah kegiatan ekstrakurikuler yang memiliki banyak manfaat bagi siswa. Melalui kegiatan ini, siswa dapat belajar mengibarkan bendera dengan baik dan benar serta melatih kedisiplinan, kebersamaan, dan kecintaan pada tanah air.

Oleh karena itu, kegiatan ekstrakurikuler ini sangat dianjurkan bagi siswa yang ingin mengembangkan diri dalam bidang kepemimpinan, fisik, dan keterampilan sosial.

EKSTRAKURIKULER PALANG MERAH REMAJA (PMR)


Kegiatan Ekstra PMR merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMA Negeri 12 Berau. Di mana kegiatan ekstra ini memfokuskan pada materi-materi Kesehatan, Pertolongan Pertama (PP), Penanggulangan Pada Gawat Darurat (PPGD) dan bidang sosial.
Melalui kegiatan PMR ini siswa-siswi yang memiliki hobi, cita-cita menjadi petugas kesehatan dan berminat menjadi relawan, dapat menyalurkan minat-bakat mereka tersebut, karena selain menerima materi, para siswa-siswi juga bisa langsung praktek di sekolah.
Tujuan bagi siswa-siswi yang mengikuti kegiatan ekstra PMR ini meliputi:
1. Penguatan kualitas siswa (anggota PMR) dan pembentukan karakter.
2. Anggota PMR dapat mengenal berbagai macam obat-obatan (yang harus dan tidak harus menggunakan resep dokter) dan peralatan medis lainnya.
3. Anggota PMR mampu memberikan Pertolongan Pertama pada orang lain yang memerlukan Penanganan Medis Dasar (Darurat Medis).
4. Anggota PMR mampu berorganisasi dengan baik.
5. Anggota PMR dapat membantu meringankan tugas Bapak/Ibu Guru, karena penanganan siswa yang sakit di sekolah bisa dilakukan oleh anggota PMR dari siswa sendiri.
6. Anggota PMR dapat meningkatkan Keterampilan dan Kedisiplinan, serta Ketulusan dan Kejujuran melalui kegiatan ekstra PMR ini.
7. Anggota PMR sebagai contoh dalam berperilaku hidup sehat bagi teman sebaya.
8. Anggota PMR dapat memberikan motivasi bagi teman sebaya untuk berperilaku hidup sehat.
9. Anggota PMR sebagai pendidik remaja sebaya.
10. Anggota PMR adalah calon relawan masa depan.

EKSTRAKURIKULER SENI BELA DIRI JU JITSU


Seni Beladiri JU-JITSU salah satu kegiatan ekstrakulikuler di SMK Pawiyatan Surabaya yang di latih oleh Bapak Edi. Mungkin ekstra ini sangat disarankan karena notabennya Siswa SMK Pawiyatan Surabaya adalah mayoritas perempuan, sehingga sebagai bekal untuk pertahanan diri dari suatu tindak yang tidak diinginkan ini sangat penting sekali.
Maksud dan tujuan didirikan Ekstrakulikuler Jujitsu ini tercapainya dalam usaha menggalakan pendidikan olah raga ilmu bela diri Ju-Jitsu dibawah naungan organisasi Institut Ju-Jitsu Indonesia (IJI) dan tujuan dan maksudnya adalah sebagai berikut :
1. Membina kesehatan dan kesejahteraan jasmani antara lain membina dan mempertahankan kebugaran, kekuatan dan kesehatan jasmani, mempertinggi ketangkasan dan ketrampilan serta untuk memperbaiki dan meghindarkan hal-hal buruk secara jasmaniah serta mencegah hal-hal negatif yang sering kali terjadi di indonesia seperti :Perkelahian antar masyarakat , pelajar, mahasiswa , maupun antar kelompok.
• Penggunaan obat – obat terlarang dan minuman keras
• Mencegah terlibatnya dalam organisasi – organisasi yang bertentangan dengan norma – norma agama dan norma – norma hukum.
2. Membina kesehatan mental dan kesejahteraan rohani antara lain membina rasa percaya diri, keuletan, keteguhan dan ketetapan hati dan tak mudah putus asa. Mengembangkan kesadaran diri, keramahan, rasa adil, tanggung jawab dan pri kemanusiaan, memperkuat harga diri serta memberi kepuasaan dan kegembiraan serta membentuk pribadi yang :
• Tanggap : memiliki daya tangkap dan pengertian yang tinggi
• Tanggon : dapat diandalkan,ulet dan tahan uji.
• Tangguh : kuat menghadapi rintangan dalam bentuk lahir dan batinalam
• Trengginas : tangkas dalam bertindak dan berolah pikir.
3. Mendidik dan melatih untuk terus meningkatkan prestasi, menambah pengetahuan dan ketrampilan, dapat menumbuhkembangkan kreativitas, bertanggung jawab dan berusaha mengembangkan kemampuan yang tinggi yang di landasi dengan budi pekerti yang luhur.