Kegiatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H di SMK Pawiyatan

Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H, SMK Pawiyatan mengadakan kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa di Masjid Ulul Albab, Simo Rukun, Surabaya, pada tanggal 4 Februari 2025. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap ajaran Islam, khususnya mengenai peristiwa Isra Mi’raj.

Acara dimulai dengan penampilan Banjaran dari ekstrakurikuler Albanjari SMK Pawiyatan, yang menyuguhkan lantunan syair religi yang menambah khidmat suasana. Setelah itu, pembacaan ayat suci Al-Qur’an menggema di seluruh masjid, disusul dengan Istighosah yang dipimpin oleh Bapak Drs. Suhardi, M.Ag.

Selanjutnya, Kepala SMK Pawiyatan, Bapak Andi Susanto, SE, MM, memberikan sambutan yang mengajak seluruh siswa untuk meneladani perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Acara dilanjutkan dengan ceramah agama oleh KH. Hasanudin, S.Ag., yang mengupas makna mendalam dari Isra Mi’raj sebagai peristiwa penting dalam sejarah umat Islam.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon berkah dan petunjuk Allah SWT agar para siswa senantiasa diberikan kemudahan dalam menuntut ilmu dan menjalani kehidupan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat spiritual yang mendalam bagi seluruh peserta.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan menyukseskan acara ini. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

Keluarga Besar SMK Pawiyatan Gelar Ziarah Wali di Jawa Timur

Surabaya, 28 Januari 2025 – Dalam rangka mempererat kebersamaan dan meningkatkan spiritualitas, keluarga besar SMK Pawiyatan yang terdiri dari para guru dan karyawan melaksanakan kegiatan Ziarah Wali di Jawa Timur. Perjalanan ini dilakukan pada hari Selasa, 28 Januari 2024, dengan mengunjungi makam para Wali Songo yang berjasa dalam penyebaran Islam di Nusantara.

Ziarah dimulai dari Makam Sunan Ampel di Surabaya, kemudian berlanjut ke Makam Sunan Giri dan Makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik. Setelah itu, rombongan menuju Makam Sunan Drajat, Makam Asmoro Qondi, dan diakhiri dengan kunjungan ke Makam Sunan Bonang di Tuban.

Sejarah Singkat Para Wali yang Dikunjungi

  1. Sunan Ampel (Raden Rahmat) – Surabaya
    Sunan Ampel adalah salah satu Wali Songo yang berperan besar dalam penyebaran Islam di Jawa. Beliau mendirikan Masjid Ampel, yang hingga kini menjadi salah satu pusat keislaman di Surabaya. Sunan Ampel dikenal dengan konsep Moh Limo (tidak mau melakukan lima hal tercela: judi, mabuk, mencuri, madat, dan berzina).
  2. Sunan Giri (Raden Paku) – Gresik
    Sunan Giri merupakan tokoh penting dalam dunia pendidikan Islam. Beliau mendirikan Pesantren Giri Kedaton yang menjadi pusat pendidikan Islam dan melahirkan banyak ulama besar. Sunan Giri juga dikenal sebagai pencipta permainan rakyat seperti jelungan dan cublak-cublak suweng yang mengandung nilai-nilai keislaman.
  3. Maulana Malik Ibrahim – Gresik
    Beliau adalah wali pertama yang menyebarkan Islam di tanah Jawa. Maulana Malik Ibrahim dikenal sebagai seorang tabib yang menyebarkan Islam melalui pendekatan sosial dan kemanusiaan. Makamnya di Gresik menjadi salah satu situs ziarah tertua di Indonesia.
  4. Sunan Drajat (Raden Qasim) – Lamongan
    Sunan Drajat dikenal sebagai wali yang menekankan ajaran sosial dan kesejahteraan umat. Ia mengajarkan pentingnya membantu sesama, terutama fakir miskin. Sunan Drajat juga banyak menyampaikan dakwah melalui seni dan tembang-tembang Jawa.
  5. Asmoro Qondi – Lamongan
    Asmoro Qondi merupakan ayah dari Sunan Drajat. Beliau adalah seorang ulama dari Champa yang turut berperan dalam penyebaran Islam di tanah Jawa. Makamnya sering diziarahi sebagai bagian dari perjalanan spiritual.
  6. Sunan Bonang (Raden Makhdum Ibrahim) – Tuban
    Sunan Bonang dikenal sebagai wali yang menyebarkan Islam melalui kesenian, khususnya gamelan dan tembang Jawa. Salah satu tembang terkenalnya adalah Tombo Ati yang hingga kini masih sering didengungkan dalam kajian keislaman.

Makna dan Harapan dari Kegiatan Ziarah

Kegiatan ziarah ini tidak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga menjadi ajang refleksi bagi keluarga besar SMK Pawiyatan untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para wali dalam menyebarkan Islam dengan penuh kebijaksanaan.

Kepala SMK Pawiyatan, Bapak Andi Susanto, SE, MM, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini semakin mempererat silaturahmi dan menambah wawasan keislaman bagi seluruh peserta.

“Dengan berziarah ke makam para wali, kita dapat mengambil hikmah dari perjuangan mereka dalam menyebarkan Islam. Semoga perjalanan ini membawa berkah dan semakin memperkuat kebersamaan serta keimanan kita semua,” ujar beliau.

Perjalanan ziarah ini berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Para peserta berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus dilaksanakan guna menumbuhkan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan dalam lingkungan SMK Pawiyatan.

Karya Poster Bertema “Percaya Diri” oleh Siswa Kelas 12 DKV1 SMK Pawiyatan

Siswa kelas 12 DKV1 SMK Pawiyatan kembali menunjukkan kreativitas mereka melalui karya poster bertema “Percaya Diri”, sebagai bagian dari mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok) Character Building. Karya ini merupakan hasil eksplorasi siswa dalam menginterpretasikan pentingnya rasa percaya diri dalam kehidupan sehari-hari.

Makna dan Tujuan Karya

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter. Dengan memiliki rasa percaya diri yang kuat, seseorang mampu menghadapi tantangan, mengambil keputusan, serta mengembangkan potensi secara optimal. Melalui tugas ini, siswa diajak untuk mengekspresikan pemahaman mereka tentang kepercayaan diri melalui desain visual yang komunikatif dan inspiratif.

Proses Kreatif Pembuatan Poster

Dalam proses pembuatan poster, siswa menggabungkan unsur desain grafis, ilustrasi, dan tipografi untuk menyampaikan pesan motivasi tentang pentingnya percaya diri. Setiap karya memiliki pendekatan visual yang unik, mulai dari penggunaan warna-warna cerah yang melambangkan semangat hingga ilustrasi figur yang menggambarkan individu yang berani dan optimis.

Sebelum menghasilkan karya akhir, siswa melalui beberapa tahapan, yaitu:

  1. Brainstorming Ide – Siswa berdiskusi dan merancang konsep visual yang sesuai dengan tema.
  2. Pembuatan Sketsa – Ide awal dituangkan dalam bentuk sketsa sebagai dasar desain.
  3. Digitalisasi dan Pengolahan Desain – Siswa menggunakan berbagai software desain grafis untuk mengembangkan sketsa menjadi karya digital.
  4. Presentasi dan Evaluasi – Hasil karya dipresentasikan di kelas untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan.

Apresiasi dan Harapan

Hasil karya poster ini dipajang di medsos sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas siswa.

“Melalui karya ini, siswa tidak hanya mengasah kemampuan desain grafis mereka, tetapi juga memahami dan menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kepercayaan diri yang mereka tuangkan dalam karya ini juga menjadi karakter yang tertanam dalam diri mereka di masa depan,” ujar beliau.

Karya-karya inspiratif ini diharapkan dapat memberikan motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan menanamkan karakter positif dalam kehidupan mereka. SMK Pawiyatan akan terus mendukung program-program kreatif yang mengembangkan potensi siswa dalam bidang akademik maupun karakter.

Satpol PP Surabaya Goes to SMK Pawiyatan: Edukasi Kenakalan Remaja, Bahaya Pornografi, dan Narkoba

Pada hari Kamis, 23 November 2024, SMK Pawiyatan dengan bangga menyambut kedatangan Satpol PP Surabaya dalam acara bertajuk “Satpol PP Surabaya Goes to School”. Kegiatan ini berlangsung di aula SMK Pawiyatan dan dihadiri oleh para siswa, guru, serta staf sekolah.

Acara ini bertujuan memberikan edukasi kepada generasi muda tentang bahaya kenakalan remaja, dampak buruk pornografi, dan risiko penggunaan obat-obatan terlarang. Dengan menghadirkan narasumber berkompeten dari Satpol PP Surabaya, para peserta diajak untuk memahami ancaman nyata dari perilaku negatif tersebut serta solusi untuk menghindarinya.

Materi yang Disampaikan

  1. Kenakalan Remaja:
    Narasumber memaparkan berbagai bentuk kenakalan remaja yang sering terjadi, seperti perkelahian, bolos sekolah, hingga aksi vandalisme. Dijelaskan pula dampaknya terhadap masa depan siswa serta cara untuk menghindari perilaku tersebut.

  2. Bahaya Pornografi:
    Dalam sesi ini, siswa diajak untuk memahami dampak buruk pornografi terhadap perkembangan psikologis, prestasi akademik, dan hubungan sosial. Mereka juga diberi panduan tentang cara menggunakan teknologi secara bijak.

  3. Penyalahgunaan Obat Terlarang:
    Narasumber menjelaskan jenis-jenis narkoba yang marak beredar, efek negatifnya bagi tubuh dan mental, serta sanksi hukum bagi pengguna maupun pengedar.

Antusiasme Peserta
Kegiatan ini mendapat respons yang sangat positif dari para siswa. Banyak yang aktif bertanya dan berdiskusi dengan narasumber. Beberapa siswa mengaku semakin memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh buruk lingkungan.

Pesan Kepala Sekolah
Bapak Andi Susanto, SE, MM, selaku Kepala Sekolah SMK Pawiyatan, menyampaikan apresiasi kepada Satpol PP Surabaya atas edukasi yang sangat bermanfaat ini. Beliau juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung pembentukan karakter siswa yang positif.

“Generasi muda adalah aset bangsa. Dengan pemahaman yang baik tentang bahaya kenakalan remaja, pornografi, dan narkoba, kita dapat menciptakan generasi yang cerdas, bermoral, dan berdaya saing tinggi,” ujar Bapak Andi.

SMK Pawiyatan berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif yang mendukung pengembangan karakter dan pendidikan siswa. Semoga edukasi ini menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan kondusif.

Mengoptimalkan Pembelajaran di SMK dengan Taxonomi Bloom: Strategi Mencetak Lulusan Berkualitas

Oleh Ahmad Arifin, S.Kom

Abstrak Taxonomi Bloom merupakan kerangka berpikir yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), pendekatan ini dapat diimplementasikan untuk mencetak lulusan yang kompeten, siap kerja, dan memiliki daya saing tinggi. Artikel ini membahas bagaimana penerapan Taxonomi Bloom dalam pembelajaran formal di SMK dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam domain kognitif, afektif, dan psikomotorik. Selain itu, strategi konkret untuk mengintegrasikan kerangka ini dalam kurikulum SMK juga diulas secara mendalam.

 

Pendahuluan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang terampil dan siap menghadapi dunia kerja. Pembelajaran di SMK harus dirancang sedemikian rupa agar mampu mengasah kemampuan berpikir kritis, keterampilan praktis, serta nilai-nilai moral siswa. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah Taxonomi Bloom, kerangka kerja yang mengklasifikasikan tujuan pembelajaran menjadi tiga domain utama: kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Taxonomi Bloom, yang diperkenalkan oleh Benjamin Bloom pada 1956 dan direvisi oleh Anderson dan Krathwohl pada 2001, menawarkan pendekatan sistematis untuk merancang tujuan pembelajaran, mengukur hasil belajar, dan mengevaluasi kemampuan siswa secara komprehensif. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi penerapan Taxonomi Bloom dalam pembelajaran formal di SMK serta memberikan panduan praktis bagi pendidik dalam mengoptimalkan proses belajar mengajar.

Domain Taxonomi Bloom dalam Konteks SMK

  1. Domain Kognitif Domain ini berfokus pada kemampuan berpikir dan pengetahuan siswa. Dalam konteks SMK, domain kognitif dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa memahami teori dan konsep yang relevan dengan bidang keahlian mereka. Tingkat domain kognitif meliputi:
    • Mengingat: Menghafal istilah teknis atau prosedur.
    • Memahami: Menjelaskan konsep seperti mekanisme mesin atau proses produksi.
    • Menerapkan: Menggunakan rumus atau teknik dalam proyek nyata.
    • Menganalisis: Memecahkan masalah teknis berdasarkan data yang tersedia.
    • Mengevaluasi: Menilai kualitas produk atau layanan berdasarkan standar tertentu.
    • Mencipta: Merancang prototipe atau solusi inovatif untuk tantangan tertentu.
  2. Domain Afektif Domain afektif menekankan pada sikap, nilai, dan etika. Di SMK, domain ini dapat digunakan untuk menanamkan nilai profesionalisme, tanggung jawab, dan etika kerja. Contoh implementasi:
    • Mengajarkan siswa untuk menghargai pentingnya keselamatan kerja.
    • Mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok.
    • Menginternalisasi sikap disiplin melalui proyek berbasis deadline.
  3. Domain Psikomotorik Domain ini berhubungan dengan keterampilan fisik dan motorik. Pembelajaran di SMK, yang banyak melibatkan praktik, sangat membutuhkan penerapan domain ini. Contohnya meliputi:
    • Mengembangkan keterampilan menggunakan alat atau mesin.
    • Melatih koordinasi tangan dan mata dalam proses manufaktur.
    • Meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam tugas-tugas teknis.

Strategi Penerapan Taxonomi Bloom di SMK

  1. Perencanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi Kurikulum harus disusun dengan mempertimbangkan level dalam Taxonomi Bloom. Setiap mata pelajaran sebaiknya mencakup tujuan pembelajaran yang melibatkan domain kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang.
  2. Metode Pembelajaran yang Variatif
    • Proyek Berbasis Pembelajaran (Project-Based Learning): Membantu siswa menerapkan teori ke dalam praktik.
    • Simulasi dan Praktik Kerja: Melatih siswa dalam situasi nyata yang mensimulasikan dunia kerja.
    • Diskusi dan Refleksi: Mengembangkan domain afektif dengan melibatkan siswa dalam diskusi tentang etika kerja dan tanggung jawab profesional.
  3. Evaluasi Hasil Belajar yang Holistik Evaluasi tidak hanya mengukur pengetahuan, tetapi juga sikap dan keterampilan. Contohnya:
    • Tes tertulis untuk mengukur domain kognitif.
    • Observasi langsung untuk mengevaluasi keterampilan psikomotorik.
    • Penilaian sikap selama kerja kelompok untuk domain afektif.
  4. Pelatihan Guru Guru perlu diberikan pelatihan untuk memahami dan menerapkan Taxonomi Bloom. Ini mencakup penyusunan tujuan pembelajaran, desain evaluasi, dan strategi pengajaran yang relevan.

Manfaat Penerapan Taxonomi Bloom di SMK

  • Meningkatkan Kompetensi Siswa: Siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks nyata.
  • Mempersiapkan Dunia Kerja: Penguasaan keterampilan psikomotorik dan sikap profesional membantu siswa lebih siap menghadapi tuntutan industri.
  • Mendorong Inovasi: Domain mencipta (creating) mendorong siswa untuk berpikir kreatif dan menghasilkan solusi baru.

Kesimpulan Taxonomi Bloom memberikan panduan yang jelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK. Dengan mengintegrasikan domain kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam proses belajar mengajar, siswa dapat berkembang menjadi individu yang kompeten, profesional, dan inovatif. Implementasi strategi ini membutuhkan perencanaan matang, pelatihan guru, dan evaluasi yang holistik untuk memastikan tujuan pembelajaran tercapai secara optimal. Dengan demikian, penerapan Taxonomi Bloom di SMK merupakan langkah strategis untuk mencetak lulusan berkualitas yang siap bersaing di dunia kerja.

Referensi

  • Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives.
  • Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals.
  • Kemendikbud. (2020). Kurikulum SMK Berbasis Kompetensi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

SMK Pawiyatan dan YKAKI Gelar Sosialisasi Pencegahan Kanker pada Anak

Hari ini, Selasa, 14 Januari 2025, SMK Pawiyatan bekerja sama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) mengadakan kegiatan sosialisasi pencegahan kanker pada anak. Acara yang berlangsung di aula SMK Pawiyatan ini dihadiri oleh seluruh siswa, guru, staf, serta beberapa perwakilan orang tua siswa.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dini terhadap kanker, khususnya pada anak-anak dan remaja.

Tim dari YKAKI memaparkan berbagai materi menarik, seperti tanda-tanda awal kanker pada anak, pentingnya deteksi dini, serta cara menjaga pola makan dan gaya hidup sehat. Pemaparan disampaikan dengan metode yang interaktif, termasuk sesi tanya jawab yang melibatkan para siswa.

Selain itu, YKAKI juga menampilkan kisah inspiratif dari para penyintas kanker anak yang berhasil melawan penyakit tersebut. Kisah-kisah ini memberikan semangat dan motivasi kepada para peserta untuk menjaga kesehatan serta peduli terhadap sesama.

“Kami ingin menanamkan pada generasi muda bahwa kesehatan adalah aset utama. Dengan edukasi seperti ini, kita bisa bersama-sama mencegah kanker sejak dini,” ungkap salah satu perwakilan YKAKI.

Melalui kegiatan ini, SMK Pawiyatan berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja. Semoga langkah kecil ini membawa dampak besar untuk masa depan generasi mendatang.

Rapat Persiapan PKKS 2025 Sukses dilaksanakan

Pada Kamis, 9 Januari 2025, SMK Pawiyatan menggelar rapat persiapan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) di aula sekolah. Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh seluruh guru, staf, karyawan, komite sekolah, serta Kepala Sekolah, Bapak Andi Susanto, SE, MM.

Rapat dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah yang menyampaikan pentingnya sinergi dan kerja sama semua pihak dalam mempersiapkan PKKS. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa PKKS bukan hanya evaluasi untuk kepala sekolah, tetapi juga refleksi kinerja seluruh elemen sekolah dalam mendukung visi dan misi pendidikan.

Agenda utama rapat meliputi pemaparan jadwal kegiatan PKKS, pembagian tugas kepada tim pendukung, serta evaluasi dokumen-dokumen administrasi yang akan dinilai. Setiap bagian diberi waktu untuk menyampaikan laporan kesiapan, termasuk guru, staf tata usaha, dan komite sekolah.

“Kerja sama yang solid akan menjadi kunci suksesnya pelaksanaan PKKS ini. Saya yakin dengan semangat kebersamaan kita, SMK Pawiyatan bisa memberikan hasil yang terbaik,” ujar Bapak Andi Susanto, SE, MM dalam penutupannya.

Seluruh peserta rapat terlihat antusias dan aktif memberikan masukan serta bertukar ide untuk memaksimalkan persiapan. Rapat diakhiri dengan sesi foto bersama dan doa bersama, dengan harapan pelaksanaan PKKS nantinya berjalan sukses dan memberikan hasil yang memuaskan.

Dengan semangat kebersamaan ini, SMK Pawiyatan optimis mampu meraih hasil yang gemilang dalam penilaian PKKS tahun ini. Semoga kerja keras semua pihak menjadi kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di SMK Pawiyatan.

Persiapan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun 2024-2025

Persiapan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun 2024-2025

Hai para siswa dan siswi SMK Pawiyatan Surabaya,
UKK sebagai puncak evaluasi kompetensi keahlian kalian akan segera dilaksanakan. Agar dapat menghadapi UKK dengan baik, berikut beberapa hal yang perlu kalian perhatikan:

Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan

  1. Materi Pelajaran, Project, dan Praktikum
    • Tinjau kembali semua materi pelajaran yang telah diajarkan.
    • Pastikan project dan praktikum yang telah dikerjakan selama pembelajaran sesuai standar kompetensi yang diujikan.
    • Diskusikan kesulitan kalian dengan guru atau teman sekelas.
  2. Latihan Soal
    • Perbanyak latihan soal, terutama yang berkaitan dengan materi keahlian kalian.
    • Gunakan waktu senggang untuk simulasi ujian agar lebih percaya diri.
  3. Efisiensi Waktu
    • Jangan begadang terlalu sering, karena bisa mengganggu konsentrasi.
    • Kurangi waktu bermain atau kegiatan yang kurang produktif. Fokus pada persiapan UKK.
  4. Menjaga Kesehatan
    • Istirahat yang cukup agar tubuh tetap fit.
    • Konsumsi makanan bergizi, hindari junk food, dan minum air putih yang cukup.
    • Jangan lupa untuk berolahraga ringan agar tubuh tetap bugar.
  5. Beribadah dan Minta Doa Restu kepada Orang Tua
    • Luangkan waktu untuk berdoa memohon kelancaran dalam UKK.
    • Mintalah doa restu kepada orang tua karena restu mereka adalah kekuatan tambahan bagi kalian.

Kapan UKK dilaksanakan ?

Jadwal pelakasanaan UKK di SMK Pawiyatan Surabaya antara pertengahan – akhir Februari 2025. Pengumuman resmi akan diumumkan oleh sekolah.

Tips Menghadapi UKK

  • Tetap Tenang: Jangan panik saat menghadapi ujian. Tarik napas dalam-dalam untuk menjaga fokus.
  • Baca Soal dengan Seksama: Pastikan kalian memahami soal sebelum menjawab.
  • Manajemen Waktu: Jangan habiskan terlalu banyak waktu untuk satu soal atau bagian tertentu.
  • Percaya Diri: Yakinlah pada kemampuan kalian setelah semua persiapan yang telah dilakukan.
  • Diskusi Terarah: Jika ada waktu luang, berdiskusilah dengan teman tentang materi-materi yang masih kurang dipahami.

Semangat dalam persiapannya! Jadikan UKK ini sebagai ajang pembuktian bahwa kalian siap menjadi tenaga kerja profesional di bidang kalian masing-masing.

Salam sukses untuk UKK 2024-2025!
SMK Bisa, SMK Hebat!

Siswa SMK Pawiyatan Surabaya Memulai Prakerin di PT. UBig Malang

Pada hari Kamis, 2 Januari 2025, SMK Pawiyatan Surabaya melaksanakan agenda penting dalam program Prakerin (Praktik Kerja Industri). Delegasi sekolah yang terdiri dari Bapak Denny Octaviano, M.M. (Waka Bidang Humas), Bapak Ahmad Arifin, S.Kom. (Kepala Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak), dan Ibu Hollaw Savayona, S.Kom. (Wali Kelas XI RPL), mengunjungi kantor PT. UBig di Malang.

Kunjungan ini bertujuan mengantar tiga siswa terbaik dari program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak untuk melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin) selama enam bulan di perusahaan tersebut. Ketiga siswa tersebut adalah Rasya Dean Syahputra, Rhama Damarwijaya, dan Alief Abdur Rahman Salam.

Rombongan tiba di kantor PT. UBig pada pukul 10.30 WIB dan diterima dengan hangat oleh perwakilan perusahaan, Bapak Achmad Fauzan.

Mengapa Memilih PT. UBig?

  1. UBig merupakan perusahaan berbasis teknologi yang bergerak di bidang pengembangan perangkat lunak dan solusi digital untuk berbagai sektor industri. Dengan pengalaman panjang dan reputasi yang solid, PT. UBig telah menjadi mitra terpercaya bagi perusahaan nasional maupun internasional.

Berbasis di kota Malang, PT. UBig menawarkan lingkungan kerja profesional yang mendorong inovasi dan kreativitas. Salah satu alasan utama siswa SMK Pawiyatan Surabaya memilih perusahaan ini sebagai tempat Prakerin adalah kesempatan belajar langsung dari para ahli industri di bidang software engineering.

Selain itu, PT. UBig menetapkan standar tinggi dengan mensyaratkan masa Prakerin minimal enam bulan. Hal ini memberikan waktu yang cukup bagi siswa untuk memahami proses kerja secara mendalam, terlibat dalam proyek nyata, serta meningkatkan keterampilan teknis dan soft skills mereka. Meskipun jarak Malang cukup jauh dari Surabaya, kesempatan ini dinilai sangat berharga sebagai bagian dari persiapan memasuki dunia kerja.

Harapan dan Dukungan Sekolah

Bapak Denny Octaviano, M.M., menyampaikan bahwa program Prakerin ini adalah bagian dari komitmen sekolah untuk menjembatani siswa dengan dunia industri. “Kami berharap, pengalaman Prakerin di PT. UBig dapat memberikan wawasan baru bagi siswa dan mempersiapkan mereka untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten dan profesional di bidang teknologi,” ujarnya.

Dalam kunjungan ini, pihak sekolah juga berkoordinasi dengan PT. UBig untuk memastikan siswa mendapatkan bimbingan yang maksimal selama menjalani Prakerin. “Kami berterima kasih kepada PT. UBig yang telah memberikan kepercayaan kepada siswa kami dan mendukung pengembangan kompetensi mereka,” tambah Bapak Ahmad Arifin, S.Kom.

Dengan dimulainya Prakerin di PT. UBig, SMK Pawiyatan Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendidikan berbasis industri yang relevan. Semoga pengalaman ini menjadi bekal yang berharga bagi para siswa untuk meraih kesuksesan di masa depan.