Surabaya, 8 Mei 2025 — SMK Pawiyatan Surabaya turut berpartisipasi dalam acara penting penandatanganan kerja sama Teaching Factory (TeFA) Kurikulum Industri yang digelar di Atrium Utama (lantai bawah) Maspion IT, Jalan A. Yani 73 Surabaya, pada Kamis (8/5) pukul 10.15 WIB.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 70 SMK dari berbagai daerah di Indonesia, mencakup SMK negeri maupun swasta dari Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi dengan dunia industri, terutama dalam pengembangan kurikulum berbasis industri di bidang teknologi seperti Internet of Things (IoT), Robotics, dan Artificial Intelligence (AI).

SMK Pawiyatan Surabaya diwakili oleh Bapak Denny Octaviano, MM., selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Humas. Kehadiran beliau menandai komitmen kuat sekolah dalam membangun jejaring kerja sama strategis untuk menciptakan lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan industri masa kini dan masa depan.

“Ini adalah langkah konkret dalam membekali siswa kami dengan pengalaman belajar yang langsung terhubung dengan dunia industri. Kami menyambut baik inisiatif ini dan siap berkolaborasi untuk mengembangkan Teaching Factory yang relevan dan berdaya saing,” ujar Bapak Denny Octaviano usai penandatanganan.

Acara ini bersifat gratis bagi peserta, dengan kuota terbatas, dan menjadi ajang penting untuk mempertemukan para pelaku pendidikan vokasi dengan praktisi industri teknologi. Penyelenggara kegiatan, Ir. Okky Tri Hutomo, M.IT, dari Maspion IT dan Icon IT Indonesia 🇮🇩, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh sekolah yang berpartisipasi.

Dengan bergabungnya SMK Pawiyatan dalam kerja sama ini, diharapkan pengembangan pembelajaran berbasis industri akan semakin optimal dan mampu menghasilkan lulusan yang siap kerja, unggul secara kompetensi, serta memiliki daya saing di era revolusi industri 4.0.