Penilaian adalah proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran, untuk memantau kemajuan dan perbaikan hasil belajar peserta didik. Penilaian merupakan suatu cara untuk mengetahui kemampuan peserta didik.
Dalam kurikulum merdeka penilaian ada dua macam yaitu penilaian formatif dan penilaian sumatif. Penilaian formatif umumnya dilakukan saat proses pembelajaran berlangsung. Dapat dilakukan di awal maupun sepanjang proses pembelajaran berlangsung. Sedangkan penilaian sumatif dapat dilakukan pada akhir pembelajaran.
Tujuan dari penilaian formatif adalah untuk mengetahui perkembangan penguasaan peserta didik terhadap suatu unit/bab/kompetensi yang sedang dipelajari, sedangkan tujuan dari penilaian sumatif adalah untuk mengetahui pencapaian pembelajaran peserta didik pada pembelajaran suatu unit/bab/kompetensi. Hasil penilaian sumatif digunakan untuk menentukan nilai rapor.
Penilaian yang dimaksudkan tersebut ditujukan bagi peserta didik kelas X & XI karena menggunakan kurikulum merdeka sebagai dasar penilaiannya. Penilaian Harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodic untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu Kompetensi Dasar atau lebih.
Bagi peserta didik kelas XII masih menggunakan Kurikulum 2013 sehingga penilaian yang dilakukan menggunakan istilah Penilaian Harian Bersama karena memang penilaian harian ini dilaksanakan secara bersama-sama. Dalam kurikulum 2013 memiliki tiga aspek penilaian yakni aspek pengetahuan, aspek keterampilan, serta aspek sikap/perilaku.
Perangkat yang digunakan untuk mengerjakan soal berupa HP android maupun laptop dan pengerjaan soal secara online.
Penilaian ini dilaksanakan di sekolah mulai hari Jumat, 02 Februari – Rabu, 06 Februari 2024 dengan jumlah mata uji setiap harinya dua mapel. Dengan melaksanakan dua mata pelajaran yang diujikan setiap harinya diharapkan peserta didik mampu memperoleh nilai yang memuaskan. Penilaian ini dilakukan dengan menerapkan penggunaan HP android tentunya juga memiliki tujuan diantaranya agar peserta didik dapat mengembangkan kompetensinya dalam bidang teknologi dan untuk menerapkan paperless sebagai upaya mengurangi sampah kertas yang sejalan dengan SMK Pawiyatan Surabaya sebagai sekolah adiwiyata mandiri.