Surabaya, 4 November 2025 — Dalam rangka peningkatan kompetensi pendidik dan kepala sekolah, SMK Pawiyatan Surabaya turut berpartisipasi dalam kegiatan Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Guru dan Kepala Sekolah SMK yang diselenggarakan di SMK Negeri 2 Surabaya. Kegiatan ini berlangsung intensif selama tiga bulan, mulai Agustus hingga Oktober 2025.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas pembelajaran kejuruan dan penguatan kapasitas manajerial kepala sekolah dalam mengelola satuan pendidikan berbasis transformasi pembelajaran dan kolaborasi industri (DUDI).
SMK Pawiyatan Kirimkan Perwakilan Terbaik
Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan, SMK Pawiyatan mengirimkan empat perwakilan untuk mengikuti pelatihan tersebut, yaitu:
-
Bapak Denny Octaviani, Guru Produktif;
-
Ibu Putri Sonia, Guru Matematika;
-
Ibu Lailatul Q., Guru Bahasa Inggris; dan
-
Bapak Andi Susanto, S.E., M.M., selaku Kepala Sekolah SMK Pawiyatan Surabaya.
Keempat peserta tersebut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang terdiri atas sesi pelatihan, pendampingan, diskusi kelompok, dan praktik penerapan model “pembelajaran mendalam” di lingkungan sekolah.
Fokus Pelatihan
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan materi tentang:
-
Strategi pembelajaran aktif dan berbasis proyek di SMK;
-
Penerapan model pembelajaran mendalam (deep learning) untuk meningkatkan pemahaman siswa;
-
Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran vokasi;
-
Penguatan kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola perubahan;
-
Serta perencanaan berbasis data untuk pengembangan sekolah kejuruan.
Selain mendapatkan pembekalan teori, peserta juga mengikuti praktik langsung dalam merancang modul ajar kontekstual dan melakukan micro teaching sesuai bidang keahliannya masing-masing.
Komitmen SMK Pawiyatan
Kepala SMK Pawiyatan, Bapak Andi Susanto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa partisipasi sekolah dalam kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat budaya belajar di lingkungan guru.
“Kami ingin seluruh guru di SMK Pawiyatan memiliki semangat untuk terus belajar dan berinovasi. Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan banyak wawasan baru yang akan diterapkan dalam pembelajaran di kelas agar siswa lebih aktif, kreatif, dan siap menghadapi dunia kerja,” ujar beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa hasil pelatihan ini akan diimbaskan kepada seluruh guru di SMK Pawiyatan melalui kegiatan In House Training (IHT) dan pendampingan internal agar manfaatnya dirasakan secara merata di semua program keahlian.
Harapan Ke Depan
Dengan adanya kegiatan ini, SMK Pawiyatan Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik serta memperkuat kerja sama dengan sekolah-sekolah vokasi unggulan di Surabaya. Kolaborasi seperti ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya pendidikan kejuruan yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.