Khidmatnya Peringatan HUT RI ke-81 di Yayasan Perguruan Pawiyatan: Pembina Yayasan Tekankan Pentingnya Sosok Pendidik Teladan

SURABAYA 17 Agustus 2026 – Semangat kemerdekaan mewarnai segenap keluarga besar Yayasan Perguruan Pawiyatan pada Senin (17/8/2026) pagi. Tepat pukul 07.00 WIB, seluruh jajaran siswa, jajaran dewan guru, beserta staf karyawan dari SMP Pawiyatan Surabaya dan SMK Pawiyatan Surabaya bersatu padu melaksanakan upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.

Berlangsung khidmat di lapangan sekolah, upacara gabungan dua instansi pendidikan di bawah naungan Yayasan Perguruan Pawiyatan ini dipimpin langsung oleh Bapak Drs. Joko Sudariswanto selaku Pembina Yayasan yang bertindak sebagai Pembina Upacara.

Dalam amanatnya, Bapak Drs. Joko Sudariswanto menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi perjuangan di masa kini, yakni tentang bagaimana cara terbaik untuk mengisi kemerdekaan. Secara khusus, beliau menyoroti peran krusial para guru dan mengajak seluruh tenaga pendidik untuk terus bertransformasi menjadi sosok “Pendidik Teladan”.

Menurut pemaparan beliau, seorang pendidik sejati memegang peranan vital sebagai agen peradaban yang bertugas membentuk karakter generasi penerus bangsa. Untuk itu, terdapat empat karakteristik utama yang harus tertanam dalam diri seorang guru teladan:

  • Integritas Tinggi: Menjaga keselarasan dan konsistensi yang teguh antara ucapan dengan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Empati dan Sabar: Memiliki kesediaan dan kelembutan hati untuk mendengarkan murid serta membimbing mereka dengan penuh kasih sayang.

  • Disiplin Diri: Menjadi figur percontohan yang nyata dalam hal ketepatan waktu dan pemenuhan tanggung jawab.

  • Sumber Inspirasi: Mampu menjadi pelita yang senantiasa menyalakan semangat belajar dan menumbuhkan motivasi di dalam diri peserta didik.

Lebih lanjut, Bapak Joko mengingatkan kembali marwah seorang guru sebagai figur yang senantiasa digugu dan ditiru (dipercaya dan dicontoh tindak-tanduknya). Beliau menggaungkan kembali filosofi luhur Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, yakni prinsip Ing Ngarsa Sung Tuladha—yang berarti seorang pemimpin atau pendidik harus mampu berada di depan untuk memberikan teladan.

Beliau menekankan bahwa mendidik yang paling berdampak adalah melalui tindakan nyata, bukan sekadar untaian ucapan semata.

Peringatan HUT ke-81 RI pagi ini diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum refleksi bersama. Melalui semangat kemerdekaan ini, seluruh keluarga besar SMP dan SMK Pawiyatan Surabaya terus berkomitmen untuk memberikan dedikasi terbaik demi mencetak generasi muda Indonesia yang tangguh, cerdas, dan berkarakter mulia.~AA

Jemput Bola Pelayanan Adminduk: Dispendukcapil Gelar Perekaman KTP dan Aktivasi IKD di SMK Pawiyatan Surabaya

SURABAYA 7 Agustus 2026– Guna mempermudah peserta didik dalam melengkapi dokumen administrasi kependudukan, SMK Pawiyatan Surabaya bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya menyelenggarakan kegiatan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Kegiatan dengan sistem “jemput bola” ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari hari Rabu hingga Jumat, 5-7 Agustus 2026.

Sasaran utama dari kegiatan ini adalah para siswa SMK Pawiyatan Surabaya yang telah genap berusia 16 tahun ke atas. Dengan adanya layanan langsung di lingkungan sekolah, para siswa tidak perlu lagi repot meminta izin meninggalkan jam pelajaran untuk mengurus KTP di kantor kecamatan atau kelurahan. Para siswa terlihat antusias mengikuti seluruh tahapan, mulai dari pengambilan pasfoto, perekaman sidik jari dan iris mata, hingga proses panduan aktivasi aplikasi IKD di gawai pintar mereka masing-masing.

Kegiatan proaktif ini sangat sejalan dengan langkah strategis Pemerintah Kota Surabaya dalam mempercepat transformasi pelayanan publik yang modern dan berbasis digital. Seperti yang pernah disampaikan oleh Kepala Disdukcapil Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, penguatan implementasi IKD bertujuan untuk mewujudkan Single Identity Number (Satu Identitas). Melalui sistem ini, identitas kependudukan akan terintegrasi langsung di telepon pintar, sehingga masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik secara lebih praktis, aman, dan efisien tanpa harus selalu membawa KTP fisik.

Pemkot Surabaya sendiri mencatat tingkat partisipasi yang luar biasa dari warganya terhadap transisi digital ini. Tercatat hingga awal Juli 2026, lebih dari 71 persen warga Surabaya yang telah melakukan perekaman dan memiliki telepon seluler telah berhasil mengaktifkan IKD. Hadirnya layanan di SMK Pawiyatan Surabaya ini menjadi bukti nyata komitmen Dispendukcapil dalam memperluas akses layanan aktivasi hingga menyentuh kalangan pelajar.

Melalui fasilitas perekaman KTP-el dan aktivasi IKD langsung di sekolah ini, pihak SMK Pawiyatan Surabaya berharap seluruh siswa yang telah memenuhi syarat usia dapat segera memiliki identitas resmi. Kepemilikan identitas kependudukan digital ini tentu akan sangat bermanfaat bagi para siswa, baik untuk keperluan administratif sekolah, persiapan memasuki dunia kerja, hingga mendukung penuh kesuksesan digitalisasi data kependudukan di Kota Pahlawan.
~AA

SMK Pawiyatan Surabaya Gelar Sosialisasi TKA & AN 2026, Matangkan Kesiapan Siswa Kelas XII

SURABAYA 7 Agustus 2026– Sebagai upaya memaksimalkan persiapan akademik siswa tingkat akhir, SMK Pawiyatan Surabaya menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di lapangan utama sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas XII.

Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Bapak Dedy Rahadian, M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya TKA dan AN sebagai instrumen strategis untuk memetakan kualitas pembelajaran sekaligus menjadi tolok ukur kesiapan siswa menghadapi jenjang berikutnya. Mengingat pelaksanaan TKA kini terintegrasi langsung dengan Asesmen Nasional, pemahaman teknis pelaksanaan menjadi sangat krusial bagi seluruh peserta didik.

Berdasarkan dokumen jadwal resmi yang disosialisasikan, pelaksanaan TKA dan AN jenjang SMK/MAK tahun ini dirancang berlangsung selama empat hari (Hari I hingga Hari IV). Setiap harinya, ujian akan dibagi ke dalam tiga sesi utama. Mengingat lokasi sekolah berada di Surabaya, maka zona waktu yang berlaku adalah Waktu Indonesia Barat (WIB). Sesi pertama akan dimulai secara serentak pada pukul 07.00 WIB.

Berikut adalah rincian materi uji yang dipaparkan dalam sosialisasi tersebut:

  • Hari I: Pelaksanaan difokuskan pada uji literasi. Siswa akan mengerjakan mata pelajaran Bahasa Indonesia Wajib dan Literasi Membaca selama 75 menit. Sesi ini kemudian dilanjutkan dengan pengisian Survei Karakter yang dialokasikan waktu 25 menit. Sebelum ujian dimulai, terdapat sesi latihan selama 5 menit.

  • Hari II: Fokus evaluasi beralih ke kemampuan bahasa asing. Ujian akan mengujikan mata pelajaran Bahasa Inggris Wajib selama 75 menit. Setelahnya, siswa diwajibkan untuk mengisi Survei Lingkungan Belajar selama 25 menit. Sama seperti hari sebelumnya, sesi ini diawali dengan latihan berdurasi 5 menit.

  • Hari III: Pada hari ketiga, asesmen dititikberatkan pada kemampuan logika dan berhitung. Siswa akan menghadapi soal-soal Matematika Wajib dan Numerasi dengan durasi pengerjaan 75 menit. Sesi latihan selama 5 menit juga tetap disediakan.

  • Hari IV: Hari terakhir dikhususkan untuk mengukur kompetensi spesifik sesuai minat siswa. Pelaksanaan meliputi dua Mata Pelajaran Pilihan. Mata Pelajaran Pilihan Pertama dan Kedua masing-masing diberikan waktu pengerjaan selama 60 menit. Sesi ini juga akan diawali dengan latihan singkat selama 5 menit.

Selain rincian materi uji, jadwal pembagian gelombang juga telah ditetapkan. Pelaksanaan akan dibagi menjadi Gelombang 1 (26–29 Oktober 2026), Gelombang Khusus (31 Oktober–1 November 2026), Gelombang 2 (2–5 November 2026), dan Gelombang Khusus susulan (7–8 November 2026).

Melalui sosialisasi komprehensif ini, pihak sekolah berharap seluruh siswa kelas XII tidak hanya memahami aspek teknis pelaksanaan, tetapi juga termotivasi untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin secara akademik dan mental.~AA

Semarak Kebersamaan, Guru dan Karyawan SMK Pawiyatan Surabaya Sukses Gelar “Trip to Dieng”

SURABAYA 2 Agustus 2026  Dalam rangka menyegarkan kembali semangat kerja sekaligus mempererat tali silaturahmi, segenap guru dan karyawan SMK Pawiyatan Surabaya sukses menggelar kegiatan wisata bersama bertajuk “Trip to Dieng”. Kegiatan ini berlangsung lancar selama tiga hari, terhitung sejak Jumat, 31 Juli hingga Minggu, 2 Agustus 2026.

Demi menjamin kenyamanan dan kelancaran selama perjalanan, panitia penyelenggara bekerja sama dengan agen travel “Dunia Wisata” asal Sidoarjo. Sebanyak dua armada bus dikerahkan untuk membawa seluruh rombongan melintasi perjalanan lintas provinsi dengan aman.

Merujuk pada jadwal rinci agenda hari pertama (31/7) dimulai dengan berkumpulnya seluruh peserta di meeting point pada pukul 19.00 WIB. Tepat pukul 19.30 WIB, rombongan secara resmi diberangkatkan menuju Jawa Tengah.

Keesokan harinya (1/8), peserta tiba di tempat transit wisata pada pukul 03.00 dini hari. Mengingat medan menuju puncak, perjalanan dilanjutkan menuju Dataran Tinggi Dieng menggunakan armada shuttle. Setelah menunaikan ibadah Sholat Subuh di Desa Stieng, lelahnya perjalanan malam langsung terbayar lunas dengan suguhan pemandangan matahari terbit (sunrise) yang menawan dari Gardu Pandang Stieng pada pukul 05.00.

Seusai menikmati sunrise dan menyantap sarapan pagi, rombongan diajak menjelajahi pesona sejarah dan keajaiban alam khas Dieng. Ekspedisi dilanjutkan secara maraton mengunjungi Kompleks Candi Arjuna, fenomena vulkanik Kawah Sikidang, panorama alam Batu Ratapan Angin, dan ditutup dengan sesi edukatif di Dieng Plateau Theater.

Pada pukul 13.30, seluruh rombongan telah kembali ke tempat transit untuk membersihkan diri. Namun, perjalanan belum berakhir. Pukul 14.30, bus kembali melaju menuju Kota Yogyakarta. Di kota pelajar ini, rombongan disuguhi santap malam lezat di rumah makan Gule Kepala Ikan Sangaji, sebelum akhirnya dilepas untuk menikmati suasana malam dan mengeksplorasi kawasan ikonik Jalan Malioboro.

TripToDieng

Puas berwisata dan berbelanja, rombongan akhirnya bertolak kembali menuju Surabaya pada pukul 22.00 malam. Rombongan guru dan karyawan dijadwalkan tiba kembali di Surabaya pada Minggu (2/8) pukul 03.00 dini hari.

Perjalanan singkat namun sarat makna ini diharapkan dapat menjadi momen refreshing yang berkualitas, sehingga seluruh guru dan karyawan SMK Pawiyatan Surabaya dapat kembali ke sekolah dengan membawa energi baru dan motivasi yang lebih tinggi dalam mendidik para siswa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat memulai kembali aktivitas pembelajaran dengan semangat baru, hati yang ceria, serta hubungan yang semakin erat.

 

 

 

Dorong Kemandirian Wirausaha Siswa, Universitas Dinamika Gelar Workshop Bisnis Digital di SMK Pawiyatan Surabaya

 

SURABAYA 6 Agustus 2026 – Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam program Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Dinamika sukses menyelenggarakan lokakarya (workshop) kewirausahaan dan bisnis di SMK Pawiyatan Surabaya. Kegiatan edukatif ini dilangsungkan di Aula SMK Pawiyatan Surabaya pada Kamis (6/8/2026).

Workshop yang dirancang untuk membekali para siswa kejuruan dengan kompetensi bisnis modern ini menghadirkan dua akademisi pakar dari Universitas Dinamika. Tampil sebagai pemateri adalah Dr. Drs. Antok Supriyanto, M.MT., dan Dr. Haryanto Tanuwijaya, S.Kom., M.MT., yang secara bergantian memaparkan materi strategis terkait kesiapan industri saat ini.

Dalam sesi pertama, pemaparan difokuskan pada penguasaan Business Model Canvas (BMC). Materi ini membekali siswa dengan kerangka kerja komprehensif untuk merancang, memvisualisasikan, dan memetakan rancangan bisnis secara terstruktur. Sementara itu, pada sesi kedua, pemaparan dilanjutkan dengan tema “Tingkatkan Bisnis di Era Digital”. Sesi ini menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar, berinovasi, serta mengoptimalkan operasional usaha di tengah ketatnya persaingan masa kini.Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif. Siswa-siswi dari kelas XII program keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Manajemen Perkantoran tampak antusias mengikuti jalannya acara. Tingginya minat peserta terlihat dari interaksi dan partisipasi aktif mereka sepanjang sesi diskusi berlangsung.

Bagi para siswa kelas XII yang tengah bersiap menghadapi masa purnastudi, wawasan ini dinilai sangat krusial. Kombinasi keterampilan kreatif dari jurusan DKV maupun kemampuan manajerial dari jurusan Manajemen Perkantoran merupakan modal awal yang kuat apabila dipadukan dengan pemahaman bisnis digital yang tepat.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Universitas Dinamika berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi muda yang mandiri. Selain itu, kegiatan semacam ini diharapkan dapat memotivasi para lulusan SMK Pawiyatan Surabaya agar tidak hanya siap terserap di dunia kerja profesional, tetapi juga berani berinovasi dan merintis usaha sendiri (technopreneurship) di era ekonomi digital.

Setelah prosesi Halal Bihalal selesai, acara dilanjutkan dengan makan bersama yang semakin menambah keakraban di antara seluruh peserta. Kegiatan ini menjadi momen yang berharga untuk memperkuat rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan keharmonisan di lingkungan SMK Pawiyatan Surabaya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat memulai kembali aktivitas pembelajaran dengan semangat baru, hati yang bersih, serta hubungan yang semakin erat.

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, SMK Pawiyatan Surabaya Bidik Kerja Sama Strategis dengan PT Molca Teknologi Nusantara

SURABAYA – Dalam upaya memperkuat relevansi pendidikan kejuruan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI, SMK Pawiyatan Surabaya terus melakukan langkah progresif. Melalui inisiatif Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Denny Octaviano, M.M., bersama Kepala Kompetensi Keahlian (K3) Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), Ahmad Arifin, S.Kom., pihak sekolah kini tengah menjajaki kerja sama strategis dengan PT Molca Teknologi Nusantara.

Langkah proaktif ini merupakan bagian dari komitmen SMK Pawiyatan Surabaya untuk memastikan lulusannya memiliki kompetensi yang selaras dengan pesatnya perkembangan industri teknologi digital. Proses penjajakan kerja sama tersebut difokuskan pada pembentukan ekosistem belajar yang aplikatif, penyelarasan kurikulum, serta perluasan peluang serapan kerja bagi para siswa.

PT Molca Teknologi Nusantara, sebuah entitas bisnis yang bergerak di sektor teknologi dan berlokasi di Jl. Dharmahusada Indah Barat V AA No.30A, Mojo, Kec. Gubeng, Surabaya, dinilai sebagai mitra potensial yang tepat. Dengan profil perusahaan yang kuat di bidang inovasi digital, kehadiran DUDI diharapkan mampu memberikan wawasan industri dan pengalaman praktis yang esensial bagi para peserta didik, khususnya di program keahlian PPLG.

Kerja sama yang sedang dalam tahap pembahasan ini dirancang untuk berlandaskan prinsip simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan. Kedua belah pihak menargetkan realisasi kemitraan yang konkret, bukan sekadar kesepakatan di atas kertas.

Bagi SMK Pawiyatan Surabaya, kemitraan ini akan menjadi jembatan transfer pengetahuan dari para praktisi ahli kepada siswa dan guru, serta membuka jalan bagi siswa untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di ekosistem kerja profesional. Sebaliknya, bagi PT Molca Teknologi Nusantara, kolaborasi ini membuka akses strategis untuk menjaring talenta-talenta muda berbakat yang siap dibina dan diproyeksikan sebagai sumber daya manusia yang unggul di masa depan.

Ke depannya, inisiatif ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi pengembang perangkat lunak yang kompeten, sekaligus mendukung inovasi industri teknologi di Surabaya dan sekitarnya.

Sosialisasi Wali Murid Kelas X: Bersinergi Mewujudkan Generasi Berkarakter dan Berprestasi

SURABAYA, 24 Juli 2026 – Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, SMK Pawiyatan Surabaya mengadakan kegiatan sosialisasi program kerja dan kegiatan sekolah bagi seluruh orang tua dan wali murid kelas X pada Jumat (24/07/2026). Menariknya, kegiatan ini dilangsungkan secara komprehensif di dalam ruang kelas masing-masing dan dipandu secara langsung oleh para wali kelas. Pendekatan ini sengaja dirancang untuk membangun kedekatan serta komunikasi yang lebih erat antara pihak keluarga dengan wali kelas yang akan mendampingi siswa selama masa pembelajaran.

Kepala SMK Pawiyatan Surabaya, Andi Susanto, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan para orang tua yang telah memilih SMK Pawiyatan sebagai tempat menempa ilmu bagi putra-putrinya. Beliau menegaskan bahwa komitmen utama sekolah tidak hanya terpaku pada pencapaian akademik semata, melainkan memprioritaskan pendidikan karakter.

“Kami sangat mengharapkan kerja sama dari Bapak dan Ibu sekalian. Peran orang tua sangat penting dalam memperhatikan lingkungan pergaulan anak sepulang sekolah, serta turut memantau penggunaan gadget. Dari layar gadget inilah, berbagai pengaruh negatif rentan masuk dan memengaruhi anak-anak kita,” pesannya di hadapan para wali murid.

Sebagai wujud antisipasi terhadap dampak negatif gawai, pihak sekolah juga telah merancang program bimbingan serta pengawasan konten digital, termasuk pelaksanaan razia berkala demi memastikan lingkungan belajar tetap kondusif, aman, dan berkarakter.

Dukungan Finansial dan Fasilitas Premium

Untuk memastikan siswa dapat belajar dengan tenang, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Deni Oktaviano, S.E., M.M., memaparkan berbagai upaya sekolah dalam memfasilitasi beasiswa pendidikan dari pemerintah. Beliau menjelaskan bahwa siswa yang memenuhi syarat berkesempatan mendapatkan Beasiswa Pemuda Tangguh dari Pemkot Surabaya senilai Rp 350.000 per bulan yang disalurkan setiap triwulan, maupun pengajuan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Bantuan ini secara khusus ditujukan untuk memenuhi keperluan pendidikan siswa selama di SMK Pawiyatan.

Dari segi kenyamanan belajar, Waka Sarana Prasarana, Asmuni, S.Pd., menyampaikan pembaruan fasilitas sekolah yang signifikan. Saat ini, seluruh ruang kelas telah dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC) dan LCD Projector. Pihak sekolah juga memfasilitasi ketersediaan air minum bermerek secara gratis, sehingga para siswa cukup membawa tumbler dari rumah dan dapat mengisinya secara cuma-cuma. Untuk menunjang kompetensi keahlian, sekolah turut menyediakan fasilitas ruang praktikum yang sangat memadai, termasuk laboratorium komputer yang dirancang khusus untuk memenuhi standar industri bagi para siswa, khususnya di jurusan RPL.

Program Kurikulum Terarah dan Kewajiban Ekstrakurikuler

Dalam bidang akademik, Dedy Rahardian, M.Pd., selaku Waka Kurikulum, membawa kabar baik bahwa siswa tidak perlu membebani diri dengan pembelian buku paket, karena seluruh buku dapat dipinjam secara gratis melalui perpustakaan sekolah. Siswa hanya perlu menyelesaikan administrasi Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dikelola dengan biaya yang sangat terjangkau. Untuk menunjang wawasan praktikal, agenda seperti Kunjungan Industri maupun Study Lapangan juga telah diprogramkan. Seluruh rincian biaya tambahan untuk kegiatan outing class tersebut akan selalu dikomunikasikan secara transparan kepada wali murid sebelum kegiatan dilaksanakan.

Di samping kegiatan akademik, pengembangan soft skill siswa turut menjadi fokus utama. Waka Kesiswaan, Lantip Rahmadi, M.M., menegaskan bahwa setiap siswa wajib memilih dan mengikuti minimal satu kegiatan ekstrakurikuler. SMK Pawiyatan telah menyediakan beragam pilihan ekstrakurikuler menarik yang bisa disesuaikan dengan minat bakat anak, mulai dari basket, broadcast, robotik, desain tari, hingga kepramukaan.

Hadir pula Syahdan, M.M., selaku Komite Sekolah yang kembali mengukuhkan komitmen komite sebagai representasi dan penyambung lidah para wali murid dalam mengawal kualitas pendidikan di SMK Pawiyatan.

Di akhir pertemuan, Andi Susanto menegaskan kembali bahwa segala bentuk penyediaan fasilitas premium, penegakan tata tertib, hingga pendampingan dari tim guru didedikasikan sepenuhnya demi satu tujuan: memastikan siswa merasa nyaman, aman, dan terbimbing selama proses belajar mengajar demi mewujudkan cita-cita masa depan mereka.~AA

 

SMK Pawiyatan Surabaya Tingkatkan Kenyamanan Belajar Melalui Renovasi Kelas dan Perawatan Fasilitas Sekolah

Surabaya, 22 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif bagi peserta didik, SMK Pawiyatan Surabaya terus melakukan berbagai pembenahan sarana dan prasarana sekolah. Memanfaatkan masa libur sekolah, pihak sekolah melaksanakan renovasi sejumlah ruang kelas guna menyambut Tahun Ajaran 2026/2027.

Sebanyak lima ruang kelas mendapatkan renovasi berupa penggantian jendela dan pintu baru. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen sekolah untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan demi mendukung proses kegiatan belajar mengajar yang lebih efektif dan nyaman.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Bapak Asmuni, S.Pd., menjelaskan bahwa pembenahan fasilitas sekolah merupakan program yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, lingkungan belajar yang baik akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan dan semangat belajar peserta didik.

“Komitmen sekolah adalah menyediakan ruang kelas yang tidak hanya bersih, tetapi juga sejuk dan nyaman sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih optimal,” ujarnya.

Selain renovasi fisik ruang kelas, SMK Pawiyatan Surabaya juga terus menjaga kualitas fasilitas penunjang pembelajaran yang telah tersedia. Seluruh ruang kelas saat ini telah dilengkapi dengan jaringan internet nirkabel (Wi-Fi) yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran berbasis teknologi dan pencarian sumber belajar secara digital.

Untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman, seluruh ruang kelas juga telah dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC). Pihak sekolah secara rutin melakukan perawatan dan pengecekan terhadap seluruh unit AC guna memastikan fasilitas tersebut selalu berfungsi dengan baik dan dapat digunakan secara maksimal oleh guru maupun peserta didik.

Tidak hanya itu, fasilitas pembelajaran modern seperti proyektor dan sistem tata suara (sound system) juga telah tersedia di seluruh ruang kelas. Keberadaan perangkat tersebut mendukung pelaksanaan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan di era digital.

Komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas juga terlihat dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekolah secara konsisten. Area kelas, koridor, taman, serta berbagai fasilitas umum lainnya dirawat dan dibersihkan secara berkala sehingga menciptakan suasana sekolah yang asri, rapi, dan nyaman.

Dengan berbagai peningkatan fasilitas yang terus dilakukan, SMK Pawiyatan Surabaya berharap seluruh peserta didik dapat belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung pengembangan potensi akademik maupun nonakademik. Pembenahan sarana dan prasarana ini juga menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi seluruh warga sekolah.

Melalui fasilitas yang semakin lengkap dan lingkungan yang terjaga kebersihannya, SMK Pawiyatan Surabaya terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan dan dunia kerja di masa depan.

Save the Children Indonesia dan SMK Pawiyatan Surabaya Gelar Survei Awal Program Skills to Succeed


Surabaya, 21 Juli 2026 – SMK Pawiyatan Surabaya bekerja sama dengan Save the Children Indonesia melaksanakan kegiatan Survei Awal Program Skills to Succeed sebagai langkah awal pelaksanaan program pendampingan bagi peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (21/07/2026) dan difasilitasi oleh tim Bimbingan dan Konseling (BK) SMK Pawiyatan Surabaya.

Program Skills to Succeed merupakan program pengembangan kapasitas yang bertujuan membantu siswa SMK dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja melalui penguatan berbagai kompetensi penting abad ke-21. Materi yang akan diberikan dalam program ini meliputi kesiapan kerja (work readiness), green skills, kewirausahaan, serta keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri saat ini.

Survei awal yang dilaksanakan bertujuan untuk memetakan kondisi dan kebutuhan peserta didik sebelum mengikuti rangkaian kegiatan program. Hasil survei ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan strategi pendampingan dan pengembangan materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Dalam pelaksanaannya, para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka mendapatkan penjelasan mengenai tujuan program serta pentingnya mempersiapkan diri sejak dini untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang. Melalui program ini, siswa diharapkan mampu mengenali potensi diri, merencanakan karier, serta mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan.

Wakil dari tim BK SMK Pawiyatan Surabaya menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Save the Children Indonesia merupakan kesempatan yang sangat baik bagi siswa untuk memperoleh wawasan dan pengalaman yang dapat mendukung kesiapan mereka setelah lulus sekolah.

“Program ini tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan teknis, tetapi juga keterampilan hidup dan kesiapan kerja yang sangat dibutuhkan di era digital saat ini. Kami berharap siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ungkap tim BK.

Melalui kerja sama ini, SMK Pawiyatan Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan berbagai program yang mendukung pengembangan kompetensi peserta didik agar menjadi lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.